250 Mobil Retro dan Klasik Gelar KumBar di Kedai Built Up

suasana-Kumbar-klasik-retro-car

Bekasi, Tengokberita.com – Kota Bekasi pada Minggu (12/11/2017) pagi lalu, mendadak meriah dengan kehadiran setidaknya 250 unit mobil aneka merek dan tahun pembuatan. Mulai dari kendaraan klasik yang dibuat tahun 1960-an hingga kendaraan tahun 2000-an.

Pada hari itu, mereka menggelar acara kumpul bareng (KumBar) komunitas pecinta mobil built up, retro, dan klasik. Acara tersebut diprakarsai oleh Kedai Built Up, di bawah komando Helmi Sarosa.

suasana-Kumbar-klasik-retro-car
Helmie Sarosa

Menurut Helmi, acara kumpul bareng itu sebenarnya dibuat untuk mereka yang berdomisili di belahan Timur Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Namun yang datang ternyata di luar perkiraan Helmi.

Tapi ternyata banyak yang datang dari Karawang, Serang, Tangerang, Bogor, Bandung, dan berbagai penjuru Jakarta. Ada sekitar 250 unit mobil lah yang hadir. Ini di luar perkiraan ya. Mereka begitu antusias mengikuti acara ini,” kata Helmi kepada Tengokberita.com di lokasi acara.

(Baca: Gazpoll Racing Team Bersiap Rebut Juara Umum MBCIRC 2017)

Dikatakan, acara kumpul bareng kali ini merupakan ketiga kalinya yang digelar Kedai Built Up. Hadir komunitas dan club seperti Peugeot Indonesia Community, Ceffiro Indonesia, 10++, DX Bekasi, Corona Club Indonesia, Mercedez Benz Club Indonesia, Coupe Community, Gazpoll Racing Team, dan lain-lain.

Helmi yang merupakan salah satu pendiri Volkswagen Club Bandung dan sudah sejak muda menggemari mobil-mobil built up dan langka ini menjadikan ajang KumBar sebagai jalinan tali silaturahmi, saling sapa serta bertukar pikiran dan info sesama penggemar mobil-mobil built up, retro dan klasik. Hemi berharap, ke depan akan lebih banyak lagi yang hadir agar bisa menjadi hobi yang produktif.

Agus-Ari-Seno-di-acara-KumBar-klasik-retro
Agus Ari Seno di acara KumBar klasik retro

Agus Ari Seno yang membawa tunggangannya Volkswagen Karmann Ghia keluaran tahun 1964 yang ditemui di lokasi berharap acara ini rutin dilakukan untuk menjaga tali silaturahmi dan bertukar informasi sesama penggemar mobil klasik. “Bahkan kalau perlu dibuat lebih meriah lagi,” kata Agus.

Demikian juga dengan Oni Jordan Nugroho dari komunitas Renault merasa senang dengan gelaran ini karena dapat bertukar informasi soal spare part sambil ngumpul sesama penggemar mobil langka. (pink)

Bagaimana menurut pembaca ?