37 Komunitas Mobil Ramaikan ISSOM 2017

Konvoi-issom-community-gath-2017
Konvoi-issom-community-gath-2017

Jakarta, Tengokberita.com – Indonesia Sentul Series of Motorspot (ISSOM) 2017 seri terakhir berlangsung meriah. Bahkan untuk makin menambah kemeriahan diadakan juga konvoi dari berbagai komunitas mobil di Jakarta. Konvoi kali ini diikuti oleh sedikitnya 37 komunitas yang masing-masing menyertakan 10 mobil. Komunitas-komunitas ini diantaranya adalah Klasik Retro, Kedai Built Up, Jaguar Club, Corona Indonesia Club, White Car Community (WCC) Chapter Tangray, dan lain-lain.

ISSOM Community Gath 2017

Komunitas ini bahkan ada yang sudah standby mulai dari jam 6 pagi di rest area KM 10 Cibubur untuk memulai konvoi menuju Sirkuit Sentul.

Rino selaku Ketua Chapter dari WCC Chapter Tangray mengatakan bahwa komunitasnya telah berkumpul dari jam 6 yang diikuti oleh kuota maksimal, 10 mobil. “Tadi kumpulnya jam 6 di Tangerang, kalau dari sini nanti jam 9 jalan” ujar Rino di Rest Area Cibubur, Minggu (26/11/2017).

Konvoi dikoordinir oleh Klasik Retro sebagai salah satu panitia yang juga mengatur jalannya konvoi. Dimana setiap komunitas yang mengikuti konvoi mendapatkan stiker sebagai tanda masuk peserta konvoi ke Sirkuit Sentul, dan e-toll sebesar Rp 150.000.

(baca:Gazpoll Racing Team Selalu Tampil Menyala)

Donny selaku commander konvoi yang juga panitia dari Klasik Retro mengatakan bahwa kegiatan ini bersifat fun walaupun tetap ada penilaian. “Penilaian hanya sekedar fun aja, yang dinilai juga gak yang berat-berat. Cuma disini ada beberapa catatan untuk club-club tertentu dibiasakan rapi dalam konvoi” kata Donny.

ISSOM Community Gath 2017Sejauh ini, menurut Donny, masih ada beberapa komunitas yang masih belum rapi, namun masih dapat ditoleril karena konvoi ini sifatnya fun.

Jadi yang dinilai bukan masalah kerapihan atau ngga, tapi penilaian di jalanan, juga jenis mobil. Cuma kelas premium sama kelas rare car, yang lain-lain nggak ada,” ungkap Donny.

Donny juga mengatakan bahwa panitia tersebar dan memiliki penilaiannya sesuai dengan kriteria yang ada. “Paling nanti kalau ada yang tanya kenapa kami gak menang, ini loh penilaiannya,” ujar Donny. (nug)

Bagaimana menurut pembaca ?