Autocross, Memacu Kecepatan dan Ketangkasan Berkendara

Jakarta, Tengokberita.com– Autocross adalah cabang olahraga yang mulai digilai kawula muda.Berbeda dengan Gymkhana dan Slalom yang sangat mengasah ketangkasan driver dalam meliuk-liukan kendaraan untuk memutari cone, layout track autocross lebih sederhana. Autocross tidak mengharuskan driver menarik e-brake atau melakukan sliding.

Autocross lebih menitikberatkan kepada kecepatan waktu dan ketangkasan dalam berkendara melewati lintasan cone yang dibuat di lahan yang lapang. Sedangkan Gymkhana atau Drift, selain waktu, keindahan mengemudi lah yang menjadi penilaian.

Kemudian, driver sangat dituntut untuk bisa membawa bodi mobil berkelok dengan teknik sprint. Sementara pada autocross performa mobil tidak lah terlalu diutamakan karena lintasan yang dibuat biasa nya tidak terlalu panjang dan lebar, hanya saja pengemudi mobil harus membuat racing line untuk bisa melewati soal dengan cepat dan tepat karena kecepatan waktu lah yang dihitung pada ajang autocross.

Untuk kategori kelas nya dibagi dalam beberapa kelas berdasarkan jenis penggerak roda yang kemudian dibagi kedalam 3 kelas yaitu penggerak roda depan yang umumnya diaplikasikan di mobil pabrikan Jepang keluaran tahun 90 keatas. Penggerak roda belakang dan ketiga empat penggerak roda yang umumnya diaplikasikan pada mobil yang memang didesain untuk kecepatan tinggi.

Pembagian kelas di autocross juga dibagi berdasarakan isi silinder atau cc mobil dan modifikasi pada mobil berdasarkan kelas nya yakni kelas standar, street dan racing.

Kelas Standar adalah mobil dengan spek keluaran pabrik tidak ada penggantian parts. Kelas street adalah mobil mobil keluaran pabrik yang sudah diganti beberapa parts nya dengan parts aftermarket untuk meningkatkan performa mobil. Kemudian kelas racing adalah mobil yang memang peruntukan nya untuk di track sirkuit dan sudah pasti dilengkapi dengan rollbar.

Autocross juga bisa dibilang sebagai basic bagi pemula yang ingin memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di lintasan sirkuit. Dari segi safety balap autocross bisa dibilang aman dan tidak beresiko. Bahkan, bila ingin menjajal autocross dengan mobil harian pun tidak perlu khawatir mobil rusak. Karena berbeda dengan drift dan gymkhana resiko kerusakan mobil pada autocross tidak sebesar ketika melakukan Drift atau pun Gymkhana. (ric/rot)

Bagaimana menurut pembaca?