Dari Rumah Rp204 Miliar, Setnov Kini Tinggal di Ruang Pengap

Setya Novanto saat tiba di gedung KPK, Minggu (19/11/2017) tengah malam. (Foto: Wibi/Tengokberita.com)

Jakarta, Tengokberita.com – Setya Novanto harus menerima kenyataan. Ketua DPR RI itu kini tak lagi bisa bergerak ke sana ke mari, memberi perintah kepada ajudan plus anak buah, dan hidup bermewah-mewahan.

Jangankan hidup bermewah-mewahan, tidur di kasur yang super nyaman pun kini tak lagi bisa dilakukan Setya Novanto. Hanya ada selembar kasur busa tipis  di rumah tahanan (rutan) KPK yang terletak di belakang Gedung Merah Putih KPK di Jl Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.

Di dalam kamar tahanan, KPK hanya menyediakan sprei, sarung bantal, selimut, perlengkapan mandi, dan satu stel baju training olahraga. Ketua Umum Partai Golkar itu harus tidur di atas beton berukuran satu orang, yang hanya diberi alas seprei.

Berbeda dengan rutan pada umumnya, di sini KPK memberikan kesempatan kepada para tahanan untuk berolahraga dengan memberikan satu stel baju olahraga. Mereka bisa melakukan aktivitas olahraga di sebuah ruangan yang disebut ruang ‘berangin-angin.’

(baca: Kesaktian Setya Novanto Berakhir di Tiang Lampu)

Tapi, aktivitas olah tubuh itu pun tak bisa digunakan seenaknya. KPK menetapkan tanggal genap, untuk tahanan pria dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Sedangkan tahanan perempuan pukul 17.00 hingga 18.00 WIB. Ketika tanggal ganjil, tahanan laki-laki mendapat jadwal sore dan tahanan perempuan pagi hari.

Makanan pun dibatasi, tak lagi bisa pesan makanan sesuai selera. Untuk menonton tv saja harus dilakukan bersama-sama tahanan lain di sebuah ruang berkumpul tahanan.

Akibat ulahnya yang selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK, Setya Novanto kini harus meninggalkan rumahnya yang super megah di Jl Wijaya XIII No 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rumah berlantai empat itu ditaksir seharga Rp204,8 miliar.

Setya Novanto pun kini tak lagi bisa curhat dengan istri di kamar mandinya yang super mewah di rumahnya itu sebagaimana selama ini dilakukan. Sebagai orang yang super sibuk, Setya Novanto memang punya kesempatan waktu sangat sedikit dengan istri dan anak-anaknya.

Kamar mandi super mewah Setya Novanto di kediamannya, Jl Wijaya XIII No 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kebebasan Setya Novanto terampas habis gara-gara ulahnya sendiri. KPK terpaksa harus bertindak tegas, sebab Setya Novanto acap mangkir dari panggilan baik sebagai saksi maupun tersangka.

Toh, KPK masih ‘berbaik hati.’ Komisi antirasuah ini paham betul bahwa orang-orang yang selama ini mereka hadapi, bukan orang sembarangan dan bukan kaum melarat.

Di Rutan yang baru diresmikan pada 6 Oktober 2017 silam itu, KPK menyediakan tiga kamar isolasi untuk tahanan laki-laki dan dua ruang untuk tahanan perempuan. Ukurannya sekitar 2,5 meter x 2,5 meter. Di sini hanya ada satu ‘tempat tidur’ dan sebuah WC duduk (bukan WC jongkok sebagaimana lazimnya rutan dan tahanan lain).

Kamar isolasi hanya ditempati satu tahanan. Dibuat sebagai ruang adaptasi tersangka yang baru masuk, guna menjalani kehidupan di dalam tahanan. Setelah beradaptasi beberapa waktu, tahanan kemudian dipindahkan ke kamar tahanan yang lebih luas.

Hanya saja di sana, ia tak lagi sendiri. Melainkan bercampur dengan empat tahanan lain. Total penghuni dalam satu kamar, lima orang. Dan, Setya Novanto harus menjalani semuanya itu setidaknya untuk 20 hari ke depan.

Hidup di bui bagaikan burung
Bangun pagi makan nasi jagung
Tidur di ubin fikiran bingung
Apa daya badanku terkurung

Oh kawan dengar lagu ini
Hidup di bui menyiksa diri
Jangan sampai kau mengalami
Badan hidup terasa mati

Begitu band legendaris D’Lloyd di tahun 1970-an mengekspresikan kehidupan di dalam penjara dan mengimbaunya agar siapapun (sebisa mungkin) tidak masuk bui. (hasanuddin)

Bagaimana menurut pembaca ?