Home » News » Olahraga » Bola » Dinilai Langgar Kontrak, Barca Tuntut Neymar Ganti Rugi

Dinilai Langgar Kontrak, Barca Tuntut Neymar Ganti Rugi

Barcelona, Tengokberita.com-Neymar da Silva Santos Júnior sudah merumput bersama Paris St Germain. Namun Barcelona belum bisa menerika. Bahkan Barca menuntut pemain asal Brasil itu karena dianggap melakukan pelanggaran kontrak.

Los Cules ingin mendapatkan kembali uangnya yang dibayarkan kepada Neymar, setelah si pemain memperbarui kontraknya pada Oktober tahun lalu. Selain itu, Barca menginginkan Neymar membayar kerugian 8,5 juta euro (sekitar Rp 133 miliar) dan tambahan 10 persen lantaran keterlambatan pembayaran.

Klub juga meminta Paris Saint-Germain menanggung pembayaran itu kalau si pemain tidak dapat membayarnya sendiri,” demikian pernyataan Barcelona seperti dilansir BBC Sport.

Tuntutan itu dilayangkan di Pengadilan di Barcelona pada 11 Agustus lalu. Dituntut Barca, klub barunya, PSG langsung menanggapi tuntutan tersebut. “Paris Saint-Germain terkejut mengetahui pernyatan FC Barcelona pada hari ini yang mengumumkan sedang memulai proses hukum di Spanyol terhadap mantan pemainnya Neymar Jr, dan mengindikasikan bahwa kalau Neymar Jr tidak mampu membayar uang yang diklaim mantan klubnya, Paris Saint-Germain akan menanggung pembayaran yang luar biasa itu.” ujar PSG dalam akun resmi twitternya.

Paris Saint-Germain kembali menegaskan bahwa, seperti Neymar Jr, kami selalu menghormati hukum dan aturan yang berlaku dan sekali lagi, menyesalkan sikap FC Barcelona.” tulisnya.

Pemain berusi 25 tahun ini resmi bergabung ke PSG setelah klausul rilisnya ditebus seharga 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun.(rot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Sore Ini Timnas Indonesia Akan Ladeni Thailand

Jakarta, Tengokberita.com – Tim Nasional Indonesia U-19 akan bertemu Thailand di babak semifinal Piala AFF ...

Dinilai Langgar Kontrak, Barca Tuntut Neymar Ganti Rugi

Tengok Berita redaksi Berita Hari ini: 1 min
0