Ditanya Soal Karolin, Aria Bima Naik Pitam

Jakarta, Tengokberita.com – PDIP resmi mengusung Karolin Margret Natasha sebagai Balon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) pada Pilkada 2018 ini. Kemunculan nama Karolin sebagai Balon Gub Kalbar yang resmi diusung PDIP sempat mengundang tanya pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin.

Kepada Tengokberita.com belum lama ini Ujang mengatakan bahwa PDIP sebaiknya mengusung calon pemimpin yang tidak pernah bermasalah alias memiliki rekam jejak yang bagus.

Etika dalam politik sangat penting. Dan partai politik harus menjaga etika dan integritas agar Pilkada semakin baik. Dan pemimpin yang akan dihasilkannya pun nanti akan menjadi baik pula,” kata Ujang Komaruddin.

Karolin Margret Natasha yang sejak 2016 terpilih sebagai Bupati Landak, Kalimantan Barat, diduga sempat tersandung kasus pornografi pada 2012 silam ketika dirinya menjadi anggota DPR RI. Karolin sendiri sudah melakukan bantahan.

(Baca: Cagub Kalbar yang Diusung PDIP Ini Pernah Tersandung Kasus Video Syur)

Kasus itu hingga kini seakan menguap tak berbekas, meski sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Ditanya ihwal pengusungan nama Karolin yang diduga pernah tersandung kasus pornografi, di ajang Pilkada Kalbar 2018, salah satu anggota DPR yang sama-sama dari Fraksi PDIP Aria Bima mendadak memperlihatkan ketidaksukaannya.

Dengan nada agak tinggi, Aria meminta agar Tengokberita.com menanyakan permasalahan tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. “Ngapain tanya kayak gitu, tanya DPP aja. Cari yang lebih bagus lah ketimbang berita kayak gitu,” kata Aria Bima dengan nada agak tinggi di Senayan, Jakarta. (nug)

Bagaimana menurut pembaca?