Duka Dunia Untuk Kematian Fisikawan Hawking

121

Cambridge, Tengokberita.com-Meninggalnya fisikawan kontroversial Stephen Hawking menimbulkan duka mendalam bagi para CEO di bidang tekhnologi informasi dan sejumlah ilmuwan dunia. Karena penulis ‘A Brief History of Time’ memberikan inspirasi bagi siapapun. Di tengah deraan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), Hawking terus berkarya. Dia terus mengeksplorasi pertanyaan terbesar tentang asal mula alam semesta.

Ucapan dukacita datang dari astronot Kanada Chris Hadfield hingga CEO Google Sundar Pichai dan para pengagumnya dari seluruh dunia menyampaikan rasa duka cita untuk Hawking.

“Genius begitu halus dan langka. Selamat tinggal Profesor Hawking. Anda mengilhami dan mengajari kita semua,” tulis astronot Kanada lewat akun twitter @Cmdr_Hadfield.

“Dunia telah kehilangan pikiran yang indah dan ilmuwan yang cemerlang. RIP Stephen Hawking,” kata CEO Google @sundarpichai

Kemudian akun @demishassabis Dunia telah kehilangan pikiran yang indah dan manusia yang luar biasa. Suatu kehormatan memiliki kesempatan erbicara dengan Stephen tentang AI. RIP Stephen Hawking,” ujar Founder & CEO DeepMind, Demis Hassabis

 

Mantan Dubes Amerika di PBB dan Professor di Harvard Samantha menulis “RIP Stephen Hawking. Di antara banyak kontribusi mendalamnya terhadap dunia adalah pernyataan sederhana ini: “Tidak akan banyak alam semesta jika tidak ada tempat bagi orang-orang yang Anda cintai.”

Kami kehilangan orang yang hebat hari ini. Stephen Hawking akan diingat karena kontribusinya yang luar biasa terhadap teori dan konsep kompleks sains- lebih mudah diakses oleh massa. Dia juga akan dikenang karena semangat dan pengejarannya yang tak terbatas untuk mendapatkan kepuasan,” kata Satya Nadella CEO dari Microsoft lewat @satyanadella. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?