Home » News » Kasus » Fadli Zon: Jadi Sasaran Teroris, Polri Harus Introspeksi Diri

Fadli Zon: Jadi Sasaran Teroris, Polri Harus Introspeksi Diri

Jakarta, Tengokberita.com –  Aksi penyerangan terhadap aparat kepolisian yang belakangan marak terjadi di Indonesia dinilai sebagai sebuah refleksi bagi Polri sendiri.
 
Harus ada introspeksi kenapa polisi menjadi sasaran (terduga teroris). Mungkin ada ketidakpuasan terhadap jalannya penegakan hukum yang dianggap tidak adil dan tidak sesuai dengan aturan,” kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi tengokberita.com, Selasa (4/7/2017) sore.
 
Fadli Zon menilai, dibutuhkan suatu analisis yang komprehensif untuk mengetahui latar belakang teror kepada Polri yang belakangan marak terjadi. Politisi Gerindra ini menyayangkan tindakan aparat kepolisian yang menembak mati pelaku penyerangan terhadap dua anggota Brimob usai melaksanakan shalat Isya di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan.
 
Fadli beranggapan, pelaku sejatinya hanya perlu dilumpuhkan saja sehingga pihak kepolisian bisa menggali motif atau informasi dan alasan penyerangan yang dilakukan pelaku.
 
Tapi di sisi lain, politisi Gerindra asal Dapil Jawa Barat itu memahami apa yang terjadi di lapangan sehingga tindakan tegas itu dilakukan pihak kepolisian terhadap pelaku penyerangan.
(Baca: Polri Akui Mereka Jadi Target Balas Dendam Teroris)
Ya idealnya pelaku dilumpuhkan. Tetapi kita tidak tahu apa yang terjadi di lapangan. Kita harus memaklumi jika pelaku ditembak, karena itu mengancam jiwa. Orang bisa spontanitas dilumpuhkan dengan ditembak,” ujarnya.
 
Toh, bagaimanapun, Fadli Zon mengutuk keras segala aksi teror yang terjadi di negeri ini. “Kita harus kutuk kejadian itu sebagai sebuah teror yang biadab,” tegas Fadli Zon.
 
Sebelumnya, sebagaimana diwartakan tengokberita.com,  Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasiston tak mengelak bahwa sejumlah teror yang terjadi akhir-akhir ini, selalu mengancam anggota kepolisian. Karena mereka menganggap bahwa polisi menghambat pergerakan mereka.
 
Memang polisi menjadi target. Perlu rekan-rekan ingat bahwa bapak Kapolri menyampaikan ada kafir harbi. Itu yang harus diserang oleh mereka. Kita juga paham, kegiatan mereka juga dihambat Polri, maka mereka juga tanda kutip ingin membalas dendam,” tuturnya.
 
Menanggapi hal ini, sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa Polri saat ini menjadi bulan-bulanan teroris. Polri, kata Neta, harus mengubah diri ke arah yang lebih baik. (has)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Terima Suap, KPK Jadikan Walikota Cilegon Tersangka

Jakarta, Tengokberita.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status penyidikan dan menetapkan Walikota Cilegon Tubagus Iman Aryadi ...

Fadli Zon: Jadi Sasaran Teroris, Polri Harus Introspeksi Diri

Tengok Berita red tengokberita.com Berita Hari ini: 1 min
0