Fredrich Yunadi Doktor Herbal?

170
Kemesraan Fredrich saat selfie bareng istri, Linda Indriana Campbelle. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Tengokberita.com – Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, terus jadi bahan pembicaraan masyarakat. Ini terkait sikapnya yang dinilai berlebihan sebagai pengacara.

Tak hanya sikap, tapi juga pernyataan-pernyataannya yang kontroversial, berlebihan alias lebay, bahkan cenderung mengada-ada dan tak masuk akal. Pernyataan-pernyataannya di media seolah menjadi benteng opini untuk melindungi sang klien secara all out.

Di antaranya, Fredrich menuding KPK melakukan makar bila melakukan pemanggilan paksa terhadap Novanto. Terakhir, pernyataan hukumnya yang nyeleh malah menjadi bahan tertawaan Mahfud MD lantaran akan membawa KPK ke Pengadilan Internasional karena perlakuan terhadap Novanto dinilai melangar HAM.

Hahaha, jangan-jangan Fredrich tak tahu bahwa pengadilan internasional tersebut hanya mengadili genosida dan kejahatan kemanusiaan. Genosida dan kejahatan kemanusiaan itu punya arti stipulatif, Bung. Tak bisa disuruh ngurusi Setnov,” cuit Mahfud MD melalui akun twitternya, @mohmahfudmd, pada Sabtu (18/11/2017).

Publik jadi bertanya-tanya, siapa Dr Fredrich Yunadi, SH, LLM yang namanya mendadak meroket sejak menangani kasus hukum yang membelit Setya Novanto?

(baca: Fredrich Pernah Bebaskan Dua Koruptor dan Jenderal Budi Gunawan)

Tengokberita.com pun mencoba menelusuri latar belakang dari pria berkumis tebal tersebut. Fredrich Yunadi merupakan pendiri kantor hukum Yunadi & Associates yang berkantor di Jl Melawai No 8, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Jl Kalibata Tengah No 54A, Jakarta Selatan.

Kantor hukum itu, ia dirikan bersama 12 rekannya pada 1994. Dalam profilnya, kantor hukum Yunadi & Associates mengklaim bahwa mereka didukung 25 hakim di Mahkamah Agung, hakim-hakim di Pengadilan Tinggi, Kepolisian, dan ahli-ahli hukum sebagai rekan.

Yang menarik, ihwal gelar Doktor yang diraih Fredrich, publik memang belum banyak tahu, didapat dari Universitas mana dan dan untuk bidang apa. Sas..sus..berseliweran di jejaring media sosial (medsos), yang menyebutkan bahwa gelar Doktor Fredrich Yunadi bukan di bidang hukum, tapi herbal!

Hahaha..gelar Doktor ilmu Herbal dari China, bukan Doktor ilmu Hukum,” kata seorang  sumber. Namun, sumber Tengokberita.com yang berprofesi sebagai advokat itu tidak mengungkap asal Perguruan Tinggi tempat Fredrich meraih gelar S3 nya tersebut.

Sumber Tengokberita.com lain yang juga berasal dari lingkungan Advokat mengakui dirinya mendengar info, gelar Doktor Fredrich Yunadi adalah Doktor Bidang Herbal. “Saya tidak tahu langsung, cuma pernah dengar kalau gelarnya doktornya itu herbal,” kata advokat yang terbilang populis bergelar Doktor Ilmu hukum itu.

Lalu bagaimana tanggapan Fredrich mengenai informasi yang menyudutkannya itu? Kepada Tengokberita.com pucuk pimpinan dari Fredrich Yunadi Law and Firm Office ini tegas mengatakan bahwa dirinya lulusan Doktor dari Amerika.

Toh, meski menyebut lulusan Amerika, dia juga tidak menyebut gelar doktornya untuk bidang hukum. “Saya (lulusan) dari Amerika. Aduh banyak lah lihat saja biografi saya ada,” kata Fredrich saat Tengokberita.com menanyakan latarbelakang gelar akademik tertingginya itu di RSCM Kencana, Sabtu (18/11/2017).

Ditelusuri lewat situs www.yunadi.com, Fredrich Yunadi bergelar SH, LLM, MBA, PhD tapi ada pula ditulis Dr Fredrich Yunadi, SH, LLM, MBA, PhD.

Fredrich mengakui dengan popularitasnya sekarang ini, banyak orang yang tidak menyukainya. Apalagi, akibat kasus yang ditangani melibatkan Setya Novanto tersangka korupsi KTP elektronik.

Saya akan tetap melakukan upaya hukum yang terbaik, pasti ada kelompok-kelompok tertentu yang merasa tersinggung atau tidak senang hati, ya hak-hak mereka dong. Seperti meme mau bikin apa ya nanti satu satu saya masukin ke polisi, selesai, gak pusing kok saya,” ujar dia. (nug)

Bagaimana menurut pembaca?