Guillermo Haro, Sang Penemu Bintang Suar

145

Jakarta, Tengokberita.com-Mesin pencari raksasa Google hari ini menampilkan gambar pria berkacamata dan berkumis. Terlihat latar belakang suasana langit di malam hari yang dihiasi oleh bintang-bintang yang membentuk nama Google.

Tak hanya itu, saat kursor mouse diletakkan di atas gambar pria berkacamata maka muncul tulisan “Guillermo Haro’ 105th Birthday” atau “Ulang Tahun Guillermo Haro ke-105”.

Siapa Guillermo Haro?

Dikutip dari wikipedia, Guillermo Haro, adalah astronom asal Meksiko yang berhasil menemukan tipe planet nebula yang diberi nama Herbig-Haro.
Ia juga menemukan bintang suar (flare star),bintang terang berwarna merah dan biru di wilayah rasi bintang Orion.

Karena kontribusinya itu, Haro, warga Meksiko pertama yang terpilih di Royal Astronomical Society.

Haro lahir di Mexico City pada 21 Maret tahun 1913, di mana dia dibesarkan pada masa Revolusi Meksiko. Ia belajar filsafat di Universitas Otonomi Nasional Meksiko (UNAM).

Dia lantas tertarik pada astronomi karena pada 1943 bekerja sebagai asisten Observatorio Astrofisico de Tonantzintla yang baru didirikan. Untuk mengejar pelatihan astronomi, dia mengunjungi AS dan bekerja dari tahun 1943 hingga 1944 di Harvard College Observatory. Setahun kemudian pada akhir 1944 ia bekerja di Case Institute of Technology.

Sekembalinya ke Meksiko pada tahun 1945, dia melanjutkan bekerja di Observatorio Astrofisico de Tonantzintla dan pada 1947 ia mulai bekerja untuk Observatorio de Tacubaya UNAM.

Sejak kembali ke Meksiko Haro mulai meneliti tentang bintang-bintang biru menggunakan teleskop Schmidt—teleskop yang ditemukan Benhard Schmidt pada 1930.

Guillermo Haro banyak berkontribusi pada observasi astronomi, khususnya menggunakan teleskop Tonantzintla Schmidt. Hasil observasinya mendeteksi adanya banyak planet nebula—objek-objek yang menyerupai awan (nebula)—di Pusat Galaksi. Dalam observasinya Haro dibantu oleh Georgeo Herbig. Sehingga kondensasi non bintang dalam awan berkepadatan tinggi di dekat daerah-daerah pembentukan bintang baru-baru ini sekarang disebut objek Herbig-Haro.

Haro dan rekan kerja menemukan bintang suar di wilayah nebula Orion, dan kemudian di agregat bintang dari berbagai usia. Aktivitas intensnya mendeteksi bintang-bintang suar terus berlanjut sampai akhir hayatnya.

Proyek penelitian besar lainnya yang dilakukan oleh Haro termasuk daftar 8746 bintang biru dalam arah kutub galaksi utara yang diterbitkan bersama dengan WJ Luyten pada tahun 1961. Pekerjaan yang dibuat dengan Palomar Schmidt 48 inci menggunakan teknik gambar tiga warna yang dikembangkan di Tonantzintla . Sedikitnya 50 dari benda-benda ini ternyata quasar (yang belum ditemukan pada tahun 1961). Daftar 44 galaksi biru Haro, yang disusun pada tahun 1956, merupakan pendahulu dari karya Benjamin Markarian dan yang lainnya dalam mencari galaksi semacam itu. Haro juga menemukan sejumlah bintang T Tauri, satu supernova, lebih dari 10 novae, dan satu komet.

Guillermo Haro sangat berpengaruh dalam perkembangan astronomi di Meksiko, tidak hanya berdasarkan penelitian astronomi sendiri tetapi juga dengan mempromosikan pengembangan institusi baru. Dalam aspek yang lebih penting ia mendefinisikan penelitian astrofisika modern di Meksiko di mana ia memberi impuls kepada berbagai jalur penelitian awal dan menetapkan kebijakan ilmiah umum.

Pada tahun 1968 Haro menikah dengan wartawan dan penulis Elena Poniatowska dan bercerai pada tahun 1981. Bersama Elena dia memiliki tiga anak: Emmanuel, Felipe, dan Paula. Sebelumnya ia juga bercerai dengan istri pertamanya, Gladys Learn Rojas. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?