Impian Koalisi 212 Habib Rizieq

87

Jakarta, Tengokberita.com. com-
Habib Rizieq Syihab masih berada di luar Indonesia. Namun pimpinan FPI itu tetap berkeinginan membentuk gabungan atau koalisi partai politik untuk melawan koalisi Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Rizieq berharap Gerindra, PKS, PAN dan PBB menjelma menjadi koalisi permanen 212.
Harapan habib itu diungkapkan oleh Jubir FPI Slamet Maarif.
“Habib Rizieq Syihab menginginkan dan mengharapkan adanya koalisi permanen 212, “kata Slamet.

Tetapi harapan Rizieq itu, menurut Golkar tak akan terlaksana. Bahkan kata Golkar, di antara partai-partai itu ada yang akan merapat ke koalisi Presiden Joko Widodo.

Ketua Korbid Kesra Golkar Roem Kono mengatakan bahwa kemungkinan tawar menawar masih terbuka dan ada kemungkinan merapat ke kubu Jokowi. “Kami melihat tanda-tanda itu,” ujar Roem Kono di Jakarta, Jumat(23/3/2018)

Rizieq menurut William Riker dalam The Theory of Political Coalition (1962) sedang melakukan three or more person game, the main activity of the players is to select not online strategis, but partners. Partners once The belom such, then select strategy.

Habib Rizieq memang mencari para rekanan (partner) yang mau bergabung, dan bekerjasama dengan sejumlah aktor lain, dan bertarung menghadapi aktor-aktor lainnya di luar mereka.

Sebab setiap koalisi pada dasarnya mencari pengaruh langsung di antara aktor-aktor tanpa adanya mediasi yang berbentuk material oleh karenanya bersifat politis.

Koalisi politik tidak didasarkan pada tujuan-tujuan yang bersifat material, melainkan tujuan- tujuan yang bersifat politis.Tetapi seperti kata Roem Kono, karena masih bersifat tawar menawar, maka impian Koalisi 212 bisa sirna. Sebab yang diinginkan untuk bergabung justru menjadi koalisi untuk memenangkan Jokowi. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?