Ini Saran YLKI Atasi Elpiji 3 Kg Salah Sasaran

Jakarta, Tengokberita.com– Elpiji 3kg di sejumlah daerah termasuk Jabodetabek masih langka. Ini makin mempersulit kehidupan masyarakat menengah kebawah. Masyarakat dibuat kebingungan. Di satu sisi mereka sudah beralih dari bahan bakar konvensional seperti minyak tanah dan kayu bakar, namun di sisi lain, keberadaan gas justru langka. Selain itu, gas yang disubsidi untuk masyarakat menengah kebawah seringkali tidak tepat sasaran. Praktek di lapangan banyak masyarakat menengah keatas yang juga membeli dan memakai gas yang juga disebut gas melon tersebut.

Untuk mengatasi kelangkaan dan menutup salah sasaran itu, Sudaryatmo selaku Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) punya saran.

Kata dia, jika mau beli Elpiji 3kg harus menyerahkan copy KTP. Tapi KTP yang terkumpul itu oleh pertamina atau pemerintah dicek ke lapangan, apakah profil yang beli Elpiji itu cocok sebagai orang miskin atau tidak. “Kan bisa dilihat rumahnya, punya mobil atau tidak, ya paling tidak ketahuan lah,” kata Sudaryatmo.

(baca:YLKI: Elpiji 3Kg Untuk Kalangan Miskin, Faktanya Semua Bisa Beli)

Selain pengumpulan KTP yang kemudian diharapkan dapat di cek, YLKI juga menyaranan agar pihak-pihak terkait seperti Pertamina, Kementerian Sosial (Kemensos), bahkan agen penyedia Elpiji 3kg terus berkoordinasi. Salah satu langkahnya ialah dari daftar masyarakat menengah kebawah yang terdata oleh Kemensos diharapkan dapat di distribusikan kepada agen sesuai wilayah.

Mestinya Pertamina itu punya list atau daftar orang miskin yang datanya itu ada di Kemensos. Kemudian didistribusikan ke agen berdasarkan wilayahnya. Sehingga untuk memastikan tepat sasaran itu agen bisa ngecek, begitu ada ya silahkan beli, kalau tidak ada ya nanti dulu,” ujar dia.

Dengan terus dicek nya KTP yang terkumpul diharapkan menjadi cara yang mudah agar subsidi Elpiji 3kg ini bisa tepat sasaran. (nug)

Bagaimana menurut pembaca ?