Home » News » Kasus » Kasus Video ‘Ndeso’ Kaesang Dihentikan Karena Tak Ada Bukti
antasari azhar, sby, kpk, m iriawan, ipw

Kasus Video ‘Ndeso’ Kaesang Dihentikan Karena Tak Ada Bukti

Jakarta, Tengokberita.com – Polisi memastikan tak akan melanjutkan kasus video ‘ndeso’ Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke tingkat penyidikan. Sebab, laporan Hidayat itu tidak cukup bukti untuk diproses lebih lanjut.
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menegaskan,  selain tidak memiliki unsur pidana, pelapor tidak memiliki bukti-bukti atas perkara yang dituduhkan yakni dugaan ujaran kebencian (hate speech).

Tentu kami akan evaluasi lagi laporan yang diterima SPK di sana, karena buktinya tak ada. Waktu pelapor dari pertama udah nggak bawa bukti,” ujar Iriawan kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

Mantan Kapolda Jabar ini mengatakan, hari ini Polres Metro Bekasi Kota kembali melakukan gelar perkara. Namun ia memastikan bahwa pelaporan Hidayat itu tidak akan ditindak lanjuti.

Sebelum memutuskan  tidak memproses laporan ke tingkat penyidikan, penyidik Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan penyelidikan dengan meng-interview tiga saksi ahli dan juga pelapor.
Berbeda dengan proses penyidikan, polisi tidak akan mengeluarkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) ke pelapor. Tetapi, penyidik akan memberitahukan penyetopan pelaporan tersebut.

Pasti dikasih tahu,”  ucap Kapolda.

“(SP2HP) itu untuk surat perkembangan penyidikan. Kan ini bukan penyidikan, 
penyelidikan. Nah, hasil penyelidikan ternyata tidak ditemukan unsur pidana, maka tak ditingkatkan menjadi penyidikan,” papar dia.

Dengan tidak diprosesnya laporan itu hingga ke tingkat penyidikan, maka Kaesang pun tidak akan diperiksa polisi.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Ini Kronologi Jony Tikam Selingkuhannya Gara-gara ‘Mr P’ Nya Diledek Kecil

Kasus Video ‘Ndeso’ Kaesang Dihentikan Karena Tak Ada Bukti

Tengok Berita red tengokberita.com Berita Hari ini: 1 min
0