Home » News » Kasus » KPK Watch Benarkan Kecurigaan Ada Upaya Singkirkan Novel Baswedan

KPK Watch Benarkan Kecurigaan Ada Upaya Singkirkan Novel Baswedan

KPK Watch Benarkan Kecurigaan Ada Upaya Singkirkan Novel Baswedan
Jakarta, Tengokberita.com – Direktur KPK Watch Indonesia, Yusuf Sahide mengamini adanya kecurigaan bertalian dengan upaya yang berpretensi untuk menyingkirkan peran Novel Baswedan di dalam tubuh KPK. Laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Direktur Penyidikan Brigjen Aris Budiman terhadap Novel, menurut Yusuf, selayaknya tidak harus harus terjadi. “Semua itu bisa bicara diselesaikan di internal, ada pimpinan KPK,” ujar Yusuf menjawab tengokberita.com, Senin (4/9/2017).
Menurut Yusuf Sahide, kecurigaan untuk menyingkirkan Novel cukup beralasan setidaknya dalam rangka untuk melemahkan fungsi KPK. “Banyak pihak yang menginginkan pelemahan KPK tentunya para koruptor dengan uang haram itu mereka akan melakukan segala macam upaya untuk melemahkan KPK, menyogok oknum, menjanjikan sesuatu terhadap oknum, menyingkirkan orang seperti novel di tengah KPK sedang membongkar mega skandal korupsi e-ktp,” tandas Yusuf.
Dia lantas merangkaikan pelaporan terhadap Novel dengan kedatangan Aris Budiman ke Pansus Hak Angket DPR yang tidak mendapatkan ijin dari pimpinan KPK. “Cara dia yang tidak etis datang ke DPR sedangkan posisi dia Direktur Penyidikan di KPK dan tanpa izin pimpinan KPK ini yang menimbulkan pertanyaan, ada apa?” tutur Yusuf keheranan.
Kendati demikian, Yusuf tidak dapat mengungkapkan secara langsung “the untouchable hand” yang menjadi pengendali di balik upaya penyingkiran Novel dan pelemahan KPK dimaksud. Dia hanya mengimbau Polri sebagai institusi asal Aris memberikan sanksi. “Langkah Aris itu tidak etis dan merupakan pembelajaran yang buruk, berharap polri memberikan sanksi karena dianggap tidak berhasil bertugas di KPK, lalu datang ke angket  tanpa izin pimpinan,” katanya, seraya mengatakan, sudah saatnya KPK merekrut penyidik secara independen agar dapat menuntun KPK bekerja lebih profesional.
Bertalian dengan tindakan yang dilakukan dengan Aris Budiman, dari pihak Polri melalui Wakapolri Komjen Syafruddin sempat bersuara. “Aris Budiman itu domain KPK. Aris Budiman itu anak buahnya Pak Agus Rahardjo, bukan Pak Kapolri,” ujar Syafruddin seperti dilansir okezone.com. Syafruddin lantas meminta semua pihak agar tidak membenturkan KPK dan Polri yang seolah-olah telah terjadi friksi antara Aris dengan penyidik senior KPK Novel Baswedan. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Ini Kronologi Jony Tikam Selingkuhannya Gara-gara ‘Mr P’ Nya Diledek Kecil

KPK Watch Benarkan Kecurigaan Ada Upaya Singkirkan Novel Baswedan

Tengok Berita red tengokberita.com Berita Hari ini: 1 min
0