Home » News » Gaya Hidup » Kue Unik Lebaran: Lidah Kucing Mocha, Nastar Matchaa
kue kering, lebaran, unik

Kue Unik Lebaran: Lidah Kucing Mocha, Nastar Matchaa

Jakarta, Tengokberita.com – Kue-kue kering yang umumnya sering kita jumpai seperti nastar, sagu keju, putri salju, lidah kucing, kastengel dan lain sebagainya merupakan kue yang sudah menjadi ciri khas Lebaran.

Entah sejak kapan kebiasaan menghadirkan kue-kue tersebut, namun setiap Lebaran tiba, dipastikan kue-kue kering itu selalu hadir menemani Hari Raya Kemenangan bagi umat muslim. Anda pasti sudah mengenal bagaimana rupa dan rasa dari kue-kue kering khas lebaran itu kan?

Nah, bagaimana jika rasa yang sudah begitu Anda kenal selama bertahun-tahun ini bahkan bisa jadi seumur hidup Anda, kini berubah? Tentu akan terasa aneh.

Inilah yang coba ditampilkan dari kue kering khas lebaran oleh Tony-Cynthia Adriani. Pasangan suami istri ini mencoba mendobrak kemapaman yang selama ini terjadi pada kue-kue kering khas lebaran.

Lewat brand Nonanoni, Tony-Cynthia melahirkan aneka kue kering khas lebaran dengan rasa yang cukup unik. Ada nastar matcha, mocha, dark choco, keju. Lalu lidah kucing mocha, keju, dan sebagainya.

Selain rasanya yang unik, kue-kue kering lebaran produksi Nonanoni ini juga dikemas dengan apik, sehingga tampilannya begitu ‘wah.’ Tak heran jika harga kue-kue kering lebaran produksi Nonanoni dibanderol premium, berkisar antara Rp90.000/toples untuk ukuran sedang (M) hingga Rp205.0000/toples untuk ukuran besar (L).

(Baca: Toko Kue Kering Pasar Jatinegara Diserbu Pembeli)

Ditemui tengokberita.com di Bazaar Culinary Festival di Kemang Village, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (18/6/2017), Tony mengisahkan, pada mulanya mereka memproduksi dan menjual aneka kue kering khas lebaran dengan rasa original, sebagaimana rasa yang sudah ia kenal sejak kecil. Namun, seiring perkembangan zaman, ia dan istri mencoba menggabungkan kesukaan rasa masing-masing pada aneka kue kering khas lebaran yang mereka produksi.

Awalnya kita menjual kue kering dengan rasa original, lalu karena saya pribadi suka green tea, isteri suka cokelat, kita coba mix dengan varian-varian rasa yang sedang menjadi tren saat ini, dan ternyata enak,” kata Tonny. Ide itu muncul sekitar 2-3 tahun lalu, meski usaha kue kering sudah mereka jalani sejak tahun 2012.

Setelah didapat rasa yang cocok, pasangan suami istri ini lalu memasarkannya secara online sesuai tuntutan zaman. Karena itu, kata Tony, pemasaran aneka kue kering khas lebaran produksi Nonanoni hingga saat ini masih mengandalkan sistem online.

Tentang nama Nonanoni sendiri, tambah Cynthia, berasal dari nama panggilan dirinya ketika masih kecil. “Waktu kecil, aku suka dipanggil nonanoni,” kata Cynthia.

Satu hal yang penting, kata Tony, banyak orang yang salah duga dengan aneka kue kering khas lebaran produksi Nonanoni. Misalnya kue Nastar Cokelat, disangka banyak orang isinya cokelat atau rasa matcha yang disangka berisi matcha. Padahal tidak.

Nastar pada dasarnya adalah kue nanas. Kita hanya bermain di komposisi adonan saja. Isi nastar, ya tetap nanas,” kata Tonny yang berencana membuat toko kue keringnya sendiri dalam waktu dekat. (inz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

yogyakarta, kuliner

3 Street Food yang Wajib Anda Cicipi di Yogyakarta

Yogyakarta, Tengokberita.com –  Yogyakarta menjadi salah satu destinasi liburan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.   ...

Kue Unik Lebaran: Lidah Kucing Mocha, Nastar Matchaa

Tengok Berita red tengokberita.com Berita Hari ini: 2 min
0