Lawan City, Chelsea Gunakan Taktik ‘Parkir Bus’

148

Manchester, Tengokberita.com-Strategi dan taktik dalam sebuah pertandingan itu sangat penting. Karena itulah yang nantinya akan menentukan hasil. Hal ini dipahami benar oleh pelatih Chelsea Antonio Conte saat menghadapi Manchester City. Bahkan, sebelum pertandingan digelar kekuatiran bayang-bayang kekalahan itu sudah muncul. Apalagi, pertandingan pekan ke-29 Premier League, itu berlangsung di Stadion Etihad, milik lawannya.

Ketika Anda memainkan laga seperti ini, melawan klub yang sangat kuat, Anda harus memiliki rencana jelas untuk menghentikan mereka dengan taktik yang jitu, jika tidak, Anda akan kalah dengan cara yang buruk,” ujar Antonio Conte.

“Hal terpenting dalam setiap pertandingan adalah memiliki taktik yang bagus, baik dalam hal bertahan ataupun menyerang,” Conte menambahkan.

Maka ketika pertandingan berlangsung, pada Minggu (4/3/2018) Conte langsung melakukan taktik ‘Parkir Bus’ yakni memarkir hampir sebagian besar pemainnya di depan gawang. Setidaknya 7 sampai 8 pemain berada di jantung pertahanan sendiri. Hanya satu atau dua pemain yang berada di luar jantung pertahanan. Tim ‘parkir bus’ ini hanya mengandalkan serangan balik.

Tim-tim besar ada yang menyukai taktik ‘Parkir Bus’ ini. Sebut saja Italia yang meyebutnya sebagai catenaccio. Mereka seringkali memarkir seluruh pemainnya di depan gawang sendiri.

Tim-tim yang memainkan taktik ‘parkir bus’ memang mencari aman dari serangan gol sehingga membuat permainan sepakbola terlihat membosankan.

Praktik ‘Parkis Bus’ atau Catenaccio kata orang Italia dilihat sebagai cara yang tidak fair. Karena tim yang memiliki skill ‘pas-pasan’ dapat melawan tim dengan skill luar biasa. Bahkan, jika beruntung dapat memenangkan pertandingan.

Memainkan catenaccio atau ‘Parkir Bus’ adalah berharap keberuntungan. Berharap semua peluang lawan gagal dimanfaatkan. Mereka juga berharap lawan lengah dan melakukan blunder sehingga mereka dapat melakukan serangan balik yang mematikan. Taktik ‘Parkir Bus’ mengesankan ingin memperoleh hasil tanpa kerja dan upaya keras. Taktik, ‘Parkir Bus’ menjadikan bola tidak menarik.

Namun seperti kata Antonio Conte, Chelsea bermain defensif lawan Manchester City, hanyalah taktik semata. Selama babak pertama strateginya berhasil. Sayang, pada babak kedua, Conte harus mengakui skill dan strategi Manchester City dalam mengkreasikan peluang. Berbekal kesabaran City mampu melesatkan satu gol lewat Bernardo Silva di awal babak kedua  ke gawang Chelsea, dan taktik ‘Parkis Bus’ Conte pun gagal. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?