Menikmati Menu Ikan Kaleng Untuk Santap Sahur

36

Kuliner, Tengokberita.com-Ikan Kaleng dimanfaatkan warga karena kepraktisannya. Ibu-ibu atau keluarga yang sibuk, dipastikan memanfaatkan ikan kaleng untuk konsumsi sehari-hari. Bahkan, ikan kaleng bisa jadi menu alternatif saat waktu sahur pada bulan ramadhan.

Apalagi, ikan kaleng mudah didapat seperti di warung warung di perumahan, tukang sayur keliling dan lain sebagainya.

salah satu penggila ikan Kaleng, Ibu Susilawaty seorang ibu rumah tangga di wilayah Cipinang Kebembem, Pisangan Timur Jakarta Timur mengatakan, dia adalah salah satu orang yang biasa memasak Ikan kaleng untuk makan sahur. Kepada Tengokberita.com dia membocorkan resep ikan kalengannya.

Baca: Geger Ikan Makarel Bercacing: BPOM “Mandul”, Pemerintah Kemana?

Pertama, kata dia, yang harus disiapkan, minyak goreng secukupnya, kecap ikan, Ikan kalengan 2 kaleng, bawang putih 3 siung diiris, jahe 1 ruas di iris tipis, daun bawang bawang di potong potong, tahu kuning china 3 buah dipotong kotak kotak, cabe merah 5 buah di iris iris, setengah gelas air putih yang sudah di campur dengan setengah sendok tepung maizena dan yang terakhir adalah bawang goreng.

Cara membuatnya, buka ikan kalengan, lalu pisahkan ikan dengan saosnya, siapkan tahu yang sudah di potong potong. “Goreng ikan tersebut dan tahu , setelah kering tiriskan. Siapkan penggorengan yang kedua, lantas masukkan minyak goreng secukupnya,” ujar dia.

Ketika sudah panas, masukkan irisan bawang putih. Setelah harum beberapa saat, masukkan saos ikan kalengan bersamaan dengan irisan jahe, irisan cabe marah, masak sebentar kira kira 2 menit dengan api kecil. “Lalu masukkan ikan dan tahu, dimana tahunya sudah di goreng. Tambahkan sedikit kecap asin, masukkan air yang sudah dicampur tepung maizena lalu aduk aduk kira kira 2 menit,” kata Ibu Susi.

Terakhir masukkan irisan bawang goreng, angkat lalu taruh di mangkok besar. Selesai taruh di mangkuk , taburkan bawang goreng di atasnya maka jadilah menu yang segar dan nikmat yang siap di santap dalam waktu tak lebih dari 10 menit. Menu itu bisa dinikmati untuk makakan sahur keluarga kecil, 4-5 orang dan lebih nikmat bila nasinya masih panas. (jar/rot)

Bagaimana menurut pembaca?