MUI Bantah PB NU Tolak Aksi Bela Palestina

Jakarta, Tengokberita.com-Aksi Bela Palestina yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Minggu besok kabarnya ditolak PB NU.Namun, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin mengatakan jika informasi itu keliru karena salah satu yang menjadi komando adalah perwakilan dari PB NU.

Justru yang mengepalai aksi ini juga adalah Marsudi Syuhud, Ketua PB NU,” uja KH Ma’ruf Amin kepada awak media di kantor PB NU, Sabtu (16/12/2017).

Acara ini, kata Ma’ruf, direncanakan mulai dari subuh di Monas maupun Istiqlal. Pihak MUI telah menyiapkan Istiqlal untuk berkumpul pada pagi hari. Acara aksi akan dihadiri berbagai lapisan masyarakat tidak hanya di Indonesia, melainkan Brunei Darussalam dan Malaysia akan ikut menghadiri aksi kali ini.

Menurut Maruf Amin dengan adanya aksi ini maka diharapkan agar sikap Indonesia semakin tegas. “Pertama tentu menolak pernyataan Amerika itu, kedua minta mencabut dubes-dubes, kemudian negara-negara Islam supaya yang sudah membuka diplomasi dengan Israel mempertimbangkan kembali untuk mecabut tidak meneruskan. Kami juga mengajak seluruh dunia mengakui negara Palestina dengan ibukotanya Yerusalem Timur,” kata Ma’ruf.

(baca:MUI Serukan Elemen Bangsa Bersatu Untuk Palestina)

Selain itu, ujar dia, apa yang dilakukan Presiden kemudian dilanjutkan oleh menlu, adalah sikap yang didukung sepenuhnya oleh rakyat Indonesia.

Agar aksi pembelaan Palestina ini terlihat, maka menurut Maruf harus dilakukan aksi besar agar Indonesia sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia wujudnya terlihat dan menentukan sikap tegas. Apabila Amerika tetap tidak mencabut maka salah satu cara yang akan dilakukan adalah boikot produk Amerika.

“Kalau memang tidak mau mencabut juga ya kita boikot. Kita lihat misalnya seminggu sebulan, nanti kita lihat,” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengatakan NU tidak akan turut berpartisipasi dalam Aksi Bela Palestina yang rencananya dilaksanakan di Monumen Nasional itu. NU tidak akan turun ke jalan karena sudah menyatakan sikap mengenai pembelaan terhadap Palestina dan mengecam keras pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Justru yang harus didorong saat ini, menurut Said, adalah upaya secara diplomasi. (nug)

Bagaimana menurut pembaca?