Home » News » Kasus » MUI Tuding Humas Polri Tak Miliki Sensitivitas  
polri, mui, kaal

MUI Tuding Humas Polri Tak Miliki Sensitivitas  

Jakarta, Tengokberita.com – Meski telah ditarik dari akun twitter @divisihumaspolri, film pendek ‘Kau Adalah Aku yang Lain’ (KAAL) terus menuai kontroversi di masyarakat.
 
Tak pelak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun bereaksi. Lewat Wakil Sekjennya, Amirsyah Tambunan, MUI menyesalkan beredarnya film pemenang pertama ajang Police Movie Festival (PMF) ke-4 karya Anto Galon tersebut di masyarakat sehingga sekarang menimbulkan kontroversi di masyarakat.  
 
Film pendek tersebut pertama kali diunggah di akun twitter milik Divisi Humas Mabes Polri @divisihumaspolri pada 21 Juni silam. Atas hal ini, MUI menilai Humas Polri kurang memiliki rasa sensitivitas.
 
Humas Polri kurang memiliki rasa sensitivitas karena menerima dan meng-upload-nya ke media. Jadi, meskipun film tersebut bukan buatan polisi, namun disesalkan film itu sempat beredar di publik,” kata Wasekjen MUI Amirsyah Tambunan dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi tengokberita.com, Kamis (29/6/2017) sore.

Amirsyah mengapresiasi Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang segera bertindak cepat dan video itu ditarik. Sebab, kalau tidak segera ditarik, hal itu dapat menimbulkan pro-kontra yang berpotensi konflik.

Meski begitu, Amirsyah meminta Humas Polri dan sutradara film menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Meminta sutradara agar minta maaf kepada publik karena telah melukai hati umat Islam. Juga Humas Polri agar minta maaf di hari baik ini, Idul Fitri,” kata Amirsyah.

Amirsyah juga meminta agar pihak kepolisian memberikan klarifikasi terkait film tersebut. “Terhadap film pendek tersebut, MUI merasa prihatin terhadap kinerja Humas Polri.”
 
Amirsyah pun merasa prihatin terhadap kinerja tim juri yang berlatar belakang seniman seperti Renny Jayusman dan Oppy Andaresta, yang dinilainya kurang professional dan kurang memiliki rasa kepekaan. Sebab tim juri meloloskan film yang kini menjadi kontroversi di masyarakat itu sebagai pemenang pertama ajang PMF ke-4 yang digelar Divisi Humas Mabes Polri.  

Ke depan, MUI mendesak pihak terkait melibatkan sejumlah pihak, seperti Lembaga Sensor Film (LSF), MUI, Muhammadiyah, dan NU, dalam pembuatan film semacam itu. 
Sehingga film yang beredar di masyarakat tidak kontraproduktif terhadap visi dan misi institusi Kepolisian RI dalam melindungi, mengayomi masyarakat,” pungkas Amirsyah. (has) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Ini Kronologi Jony Tikam Selingkuhannya Gara-gara ‘Mr P’ Nya Diledek Kecil

MUI Tuding Humas Polri Tak Miliki Sensitivitas  

Tengok Berita red tengokberita.com Berita Hari ini: 1 min
0