Home » News » Kasus » OTT KPK, ICW : Publik Harus Liat Aktornya

OTT KPK, ICW : Publik Harus Liat Aktornya

Jakarta, Tengokberita.com– Komisi Pemberantasan Korupsi dalam setahun terakhir sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Namun, jumlah nilai tangkapan sebagian besar dibawah Rp1 miliar. Minimnya jumlah tangkapan inilah yang kemudian mendapat kritik publik.

Namun menurut peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun, Operasi Tangkap Tangan (OTT) janganlah dilihat berapa besar barang bukti yang diperoleh. Seharusnya yang dinilai masyarakat adalah aktor-aktor yang ditangkap oleh KPK.

Harusnya yang dilihat siapa aktor yang melakukan,” ujar Tama S Langkun di Cikini, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (23/9/2017).

Kata Tama, KPK dalam melakukan OTT yang lebih dikedepankan adalah profil pelaku sehingga besaran rupiah yang diterima dari pelaku merupakan pertimbangan yang kedua.

OTT tidak bicara minimal harus Rp1 miliar,“papar Tama.

Seperti diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (22/9/2017) malam. Kali ini, KPK menangkap Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariadi di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon.
KPK mengamankan 10 orang dan salah satunya adalah Walikota Cilegon Iman Ariyadi.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, selain menangkap para pihak, tim Satgas KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga merupakan suap kepada walikota cilegon. (rot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Maling Koper di Bagasi Pesawat Jadi Viral

Jakarta, Tengokberita.com-Hati-hati jika menaruh barang berharga di bagasi pesawat. Pasalnya, tangan-tangan jahil masih berkeliaran. Dalam ...

OTT KPK, ICW : Publik Harus Liat Aktornya

Tengok Berita redaksi Berita Hari ini: 1 min
0