Pertahankan Tradisi Balap Mobil Klasik, Old Skool Racing Tetap Eksis Meriahkan ISSOM 2018

273

Jakarta, Tengokberita.com – Gelaran ajang balap terbesar di Indonesia, Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) rasanya tak lengkap jika tak menghadirkan seri balap mobil klasik, Old Skool Racing Championship.

Tak hanya menguji ketangguhan mobil-mobil lawas di lintas balap, Old Skool Racing Championship juga acap mengundang penonton berdatangan ke Sirkuit Sentul. Setiap ada gelaran Old Skool Racing Championship, penonton dipastikan memenuhi podium.

(baca: Mau Ikut Balapan JSTC di Sirkuit Sentul? Daftar di sini…..)

Pada seri balapan ISSOM tahun 2018 ini, Gazpoll Racing Team selaku promotor, kembali menghadirkan Old Skool Racing Championship di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Old Skool Racing Championship dihelat dalam upaya mempertahankan tradisi balapan mobil-mobil klasik di Indonesia sekaligus mewadahi para penggemar maupun komunitas mobil klasik yang ingin merasakan adrenalin balapan di trek Sentul.

Balapan mobil-mobil klasik sebenarnya bukan hal baru di Indonesia khususnya di ajang balap touring nasional ISSOM yang tiap tahun diselenggarakan di Sentul International Circuit.

Balapan mobil klasik pertama kali digelar pada tahun 2008 dengan nama Indonesia Classic Race Championship, yang bekerjasama dengan PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Klasik Indonesia) dan mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari para penggemar maupun komunitas mobil klasik.

Indonesia Classic Race Championship bertahan hingga tahun 2012, kemudian di tahun 2013 penyelenggaraan Classic Race sempat diambil alih promotor balapan VW yang pada akhirnya di tahun 2014 balapan mobil lawas ini terhenti.

Sempat absen setahun, di tahun 2015 Gazpoll Racing Team menggagas dan mengambil inisiatif untuk kembali menghadirkan balapan mobil klasik demi mengakomodir keinginan para pecinta mobil lawas, pebalap pemula yang ingin mengenal racing line, pebalap senior yang kangen ngegas serta untuk turut berperan aktif meramaikan dunia kompetisi otomotif Indonesia.

Hingga di tahun ke empat penyelenggaraan OSRC (Old Skool Racing Championship) 2018, perlahan tapi pasti mulai banyak diminati. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang terus bertambah tiap tahunnya.

Beberapa aturan jadi acuan penggemar mobil lawas yang berminat mengikuti gelaran OSRC, di antaranya adalah kategori kendaraan yang sudah berumur 40 tahun dengan tahun produksi maksimal 1978 dengan pembagian kelasnya berdasarkan jumlah silinder dan besarnya kapasitas mesin kendaraan peserta.

Dari segi regulasi tidak ada perubahan, mesin tidak boleh diganti dan harus standar bawaan pabrik atau mesin yang diproduksi untuk tipe kendaraan itu sendiri, sehingga kelas ini juga sangat tepat bagi mereka yang ingin belajar balap di sirkuit agar bisa lebih mengenal dan mengerti racing line,” kata Ervin Maladjong selaku promotor mewakili Gazpoll Racing Team saat dihubungi Tengokberita.com di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Ia pun mengajak teman-teman komunitas dan club yang ingin balap murah meriah, fun dan berhadiah uang tunai tiap serinya serta berhadiah motor klasik bagi pemegang Juara Umum di masing-masing kelas di akhir seri untuk turut berpartisipasi di ajang Old Skool Racing 2018 ini.

Bahkan dengan adanya ajang OSRC ini diharapkan juga bisa menimbulkan semangat dan gairah baru bagi para pecinta mobil klasik di Indonesia untuk tetap melestarikannya,” tutup Ervin. (has)

Bagaimana menurut pembaca?