Home » News » Mancanegara » Presidium Alumni 212 Desak Jokowi Usir Dubes Myanmar

Presidium Alumni 212 Desak Jokowi Usir Dubes Myanmar

Jakarta, Tengokberita.com– Kekejaman rezim  Aung San Suu Kyi terhadap etnis rohingya sudah diluar batas. Bahkan, ada indikasi mereka sedang melakukan praktik genosida terhadap etnis yang mayoritas  muslim tersebut.  Karena itu, Presidium Alumni 212 mendesak pemerintahan Jokowi untuk bersikap terhadap rejim Aung San Suu Kyi itu.

Kami meminta kepada pemerintahan Jokowi,untuk mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia dan menutup kedutaannya,” ujar Ketua Presidium Alumni 212 , Ustadz Slamet Ma’arif kepada Tengokberita.com, Sabtu (2/9/2017).

Langkah ini sebagai bentuk tekanan terhadap pemerintahan Myanmar yang sudah bertindak di luar nalar sehat dan sewenang-wenang terhadap etnis yang  tinggal di negara bagian Rakhine Utara (sebelumnya disebut Arakan), sebuah desa pesisir di Myanmar.

Untuk itu Presidium Alumni 212 menyatakan sejumlah sikap:

1.Mengutuk keras perlakuan biadab pemerintah Myanmar terhadap etnis muslim Rohingnya.

2.Meminta kepada persatuan negara-negara Asia tenggara untuk melakukan tindakan tegas dan memberikan sanksi berat kepada pemerintah Myanmar.

3.Meminta komisi Ham PBB  untuk mengeluarkan resolusinya,terkait pelanggaram Ham berat yang dilakukan oleh pemerintahan Aung San Suu Kyi.

4.Menuntut kepada PBB untuk melakukan embargo kepada rezim  Aung San Suu Kyi.

5.Meminta kepada komisi nobel perdamaian PBB untuk mencabut  hadiah nobel  yang diterima oleh Aung San Suu Kyi  pada tahun 2012.

6.Meminta kepada pemerintahan Jokowi,untuk mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia dan menutup kedutaanya.

7.Menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat khususnya umat Islam untuk melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu umat Islam Rohingnya.

8.Meminta umat Islam untuk mendukung aksi turun ke jalan mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia.

9.Menolak dengan tegas  pernyataan forum Budha Indonesia yang menyatakan bahwa krisis Rohingnya tidak ada kaitanya dengan agama dan etnis tertentu. (rot)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Deplu Australia Keluarkan ‘Travel Warning’ Terkait Gunung Agung

Melbourne, Tengokberita.com– Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengeluarkan ‘travel warning’ terhadap warga Australia yang ...

Presidium Alumni 212 Desak Jokowi Usir Dubes Myanmar

Tengok Berita redaksi Berita Hari ini: 1 min
0