Proteksi Pekerja dan Usaha, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Buat Regulasi E-Commerce

102

Jakarta, Tengokberita.com – Perkembangan teknologi yang saat ini kian pesat memberi dampak luar biasa terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Namun perkembangan tersebut nyatanya beriringan dengan efek negatif yang berpotensi dialami oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi para pekerja.

Anggota Komisi IX DPR RI, Marinus Gea memandang bahwa generasi milenilai saat ini lebih memilih bekerja di perusahaan start up yang mengandalkan teknologi. Terjadi disparitas yang besar antara pekerja milenial dan pekerja generasi sebelumnya.

Misalnya sekarang beli baju bisa online, bisa dibayangkan 10 tahun ke depan mall yang saat ini berdiri, berganti menjadi tempat tamasya. Seluruh pekerja sudah tidak ada,” ujar Marinus dalam diskusi bertajuk ‘kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi milenial” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018)

Apakah betul, generasi milenial ini tidak mau belajar lagi tentang memproduksi baju misalnya? Siapa lagi yang mau memproduksi baju?” kata Marinus.

Berangkat dari kekhawatiran tersebut, politisi PDIP ini menilai bahwa pemerintah harus segera membuat regulasi terkait industri e-commerce yang saat ini jumlahnya semakin membludak.

Tadi saya katakan bahwa e commerce kita sudah ada, tapi belum ditata dengan baik. Aturan mengenai e commerce kita juga belum ada, belum cukup dengan UU ITE,” kata Marinus.

Adanya regulasi baru yang mengatur mengenai e-commerce, selain melindungi pekerja, juga diharapkan dapat menjadi dasar hukum guna mensejahterakan Indonesia, termasuk masyarakatnya.

Kita harus berbicara soal pendapatan negara, karena kalau kita dorong investasi, tidak hanya berbicara soal menampung tenaga kerja, tapi juga apa yang didapatkan oleh negara,” tutup Marinus. (wap)

Bagaimana menurut pembaca?