Sehari Tanpa Nasi Hanya Bertahan 4 Tahun

53

Depok, Tengoberita.com-Program One Day No Rice (ODNR) yang dicanangkan mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail demi menggalakkan diversifikasi pangan di wilayahnya hanya bertahan empat tahun. Program yang diawali dengan diterbitkannya SK Walikota Depok no. 010/27-um tanggal 10 Februari 2012 harus berakhir saat dia tidak lagi menjabat walikota Depok.
Pengantinya Idris Abdul Shomad, langsung menghapus dua program andalan Nur Mahmudi Ismail, satu hari tanpa kendaraan dan satu hari tana nasi (ODNR). Program andalan waliota sebelumnya itu diberangus sejak Selasa, 23 Pebruari 2016 lalu.

Program sehari tanpa nasi adalah upaya Nur Mahmudi kala itu untuk melakukan diversifikasi makanan agar tidak tergantung dengan beras. Program yang berlaku tiap hari Selasa mewajibkan seluruh penjual makanan di kantin balai kota Depok untuk tidak menjual nasi yang terbuat dari beras. Mereka harus menyediakan makanan penggantinya seperti jagung, kentang, singkong, dan lain sebagainya.

Dilansir dari wikipedia, Kebijakan ini muncul setelah diskusi antara Nur Mahmudi Ismail dengan profesor Djoko Said Damardjati mengenai kesuksesan program serupa di Korea Selatan.

 

Program ini mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat dan penghargaan rekor MURI. Bahkan, Nur Mahmudi Ismail didaulat sebagai Walikota teladan karena pelaksanaan program tersebut. Program ini bahkan menjadi perhatian media internasional seperti CNN.
Pemerintah pusat pun sempat mempertimbangkan program ini untuk menjadi program nasional.

Sayang, pengganti Nur Mahmudi Ismail tak sependapat dengan dia. Walikota Depok, Idris Abdul Shomad langsung menghapus program itu.
Idris berdalih, program tersebut tidak berdampak. Karena saat program sehari tanpa nasi diberlakukan, masih ada saja pegawai negeri sipil mencuri-curi kesempatan untuk makan nasi. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?