Silang Pendapat Kuasa Hukum Setnov Soal Pelimpahan Berkas ke Pengadilan

Jakarta, Tengokberita.com – Kuasa Hukum Setya Novanto, ternyata tidak satu suara soal berkas Setya Novanto yang rencananya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Otto Hasibuan dan Maqdir Ismail berbeda pandangan terkait rencana tersebut.

Otto Hasibuan, berkeberatan bila berkas Setya Novanto dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, namun KPK belum memeriksa semua saksi dan saksi ahli yang akan meringankan Setnov.

Otto berpendapat bahwasannya setiap tersangka, termasuk Setnov, dapat mengajukan saksi dan saksi ahli yang dapat menguntungkan dirinya, hal ini di atur di dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kalau menurut hukum pasal 65 KUHAP memberikan hak kepada tersangka untuk mengajukan saksi-saksi yang menguntungkan dan juga ahli yang menguntungkan dirinya. Pasal 65 ini adalah hak, jadi ini perlindungan HAM yang diberikan Undang-undang kepada tersangka menurut saya memang ini tidak bisa dilanggar. Kalau dilanggar oleh KPK maka berpotensi dakwaan nanti bisa batal,” ujar Otto di Gedung KPK, Rabu (6/12/2017).

(Baca: Frederich: Gimana Mau Keberatan, di Sini Kita Tak Berdaya)

Maqdir Ismail yang saat ini sudah tergabung mendampingi Setnov bersama Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan menyatakan hal yang berbeda. Maqdir menilai tidak ada masalah apabila berkas Setnov dilimpahkan ke pengadilan tipikor tanpa KPK memeriksa semua saksi dan saksi ahli.

Nggak ada masalah nanti yang belum diperiksa itu akan dihadirkan di pengadilan. Meskipun tadi kita keberatan, akan tetapi belum bisa dilakukan pemeriksaan. Sebenarnya kita harapkan bahwa pemeriksaan itu bisa dilakukan hari ini dan seterusnya,” Maqdir Ismail menambahkan.

Maqdir mengatakan pihaknya akan mengusahakan untuk menghadirkan semua saksi ahli dalam persidangan yang akan diselenggarakan di pengadilan tipikor mendatang.(wap)

Bagaimana menurut pembaca ?