Tak Diperbolehkan Temui Anak, Tsania Marwa Laporkan Atalarik Syah

83
Tsania Marwa (berkacamata hitam) saat tiba di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Selasa (9/1/2018) untuk melaporkan Atalarik Syah, mantan suami. (Foto: Fajar Nugraha/Tengokberita.com)

Jakarta, Tengokberita.com – Kesabaran artis Tsania Marwa tampaknya sudah berada pada titik nadir. Aneka upaya yang selama ini dilakukan guna menemui kedua buah hatinya pasca perceraian dengan aktor Atalarik Syah, tak kunjung membuahkan hasil.

Tsania pun kesal bukan kepalang. Didampingi pengacara, artis cantik ini melaporkan mantan suami, Atalarik Syah, ke Bareskrim Polri, Selasa (9/1/2018). Laporan dibuat Tsania lantaran mantan suami tak juga memperbolehkan dirinya menemui kedua anaknya, buah pernikahannya dengan Atalarik Syah.

Tsania yang didampingi oleh kerabat dan Pengacaranya hadir di Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 15.30 WIB. Pesinetron cantik itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun ketika ditanya wartawan ihwal kelanjutan pelaporan Atalarik olehnya.

Atalarik Syah dan Tsania Marwa saat masih menjadi pasangan suami istri.

Pasangan selebriti tersebut memulai sidang perceraiannya pada 14 Maret 2017 silam dengan proses yang cukup panjang hingga akhirnya perceraian diputus pada 15 Agustus 2017 oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Cibinong. Perceraian ini diduga akibat Tsania yang tidak tahan dengan sikap arogan Atalarik.

Setelah bercerai, permasalahan pasangan selebriti itu tidak lantas berhenti sampai palu diketuk majelis hakim pengadilan agama. Sejak bercerai hingga saat ini, Tsania tidak diperkenankan menemui kedua anaknya, Syarif Muhammad Fajri (4) dan Aisyah Shabira (2,5).

Pada Juli 2017 Tsania telah menempuh langkah-langkah, salah satunya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar dapat bisa bertemu kedua anaknya tersebut. Namun sayang, meskipun telah dilakukan mediasi dengan KPAI, hasilnya tetap nihil. Oleh karena itu, dirinya akan terus melakukan langkah-langkah agar bisa bertemu anaknya, sekalipun harus melaporkan mantan suami ke polisi. (nug)

Bagaimana menurut pembaca?