Home » News » Mancanegara » Terancam Genosida, Ribuan Etnis Rohingya ‘Serbu’ Bangladesh

Terancam Genosida, Ribuan Etnis Rohingya ‘Serbu’ Bangladesh

Shah Porir Dwip, Tengokberita.com -Ribuan pengungsi etnis rohingya memasuki wilayah Bangladesh menyusul kekejaman yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap rohingya.
Akibatnya, kamp pengungsian melebihi kapasitas karena ribuan pengungsi rohingya terus berdatangan.

Dilansir dari miamiherald, sekitar 73.000 orang telah melewati perbatasan sejak kekerasan meletus 25 Agustus 2017 lalu di negara bagian Rakhine di Myanmar, demikian kata juru bicara Komisaris Tinggi untuk Pengungsi Suva Vivian Tan.

Kekerasan dan eksodus dimulau setelah gerilyawan rohingya menyerang polisi Myanmar dan pos-pos militer, sebagai upaya untuk melindungi etnis minoritas mereka dari penganiayaan oleh pasukan keamanan di negara mayoritas Buddha tersebut.

Sebagai tanggapan, atas aksi itu, militer Myanmar melakukan “operasi pembersihan” untuk membasmi para pemberontak rohingya itu.

Dilaporkan juga bahwa pada hari Sabtu lalu, lebih dari 50 pengungsi telah tiba dengan luka tembak dan dipindahkan ke rumah sakit di Cox’s Bazar, wilayah yang berbatasan dengan Myanmar. Pengungsi yang sampai di desa nelayan Shah Porir Dwip menggambarkan bom meledak di dekat rumah mereka dan rohingya dibakar hidup-hidup. Dari daerah yang dekat dengan kota perbatasan Bangladesh, Teknaf, api dan asap terlihat meningkat dari Myanmar.

Sementara sejumlah relawan kemanusiaan mengatakan para pengungsi memerlukan bantuan medis segera karena mereka menderita penyakit pernafasan, infeksi dan kekurangan gizi. Fasilitas medis yang ada di daerah perbatasan tidak cukup untuk mengatasi arus masuk pengungsi sehingga lebih banyak membutuhkan obat-obatan dan tenaga medis.

UNHCR mengatakan pada hari Sabtu, 2 September 2017, kelompok minoritas etnis Rohingya Myanmar berjalan di tepi sungai yang berlumpur setelah berhasil menyeberang ke sisi perbatasan Bangladesh di dekat daerah Dakhinpara Cox’s Bazar. Puluhan ribu orang itu kemudian berjalan kaki ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan di Myanmar Barat.
Namun, puluhan orang Rohingya itu meninggal saat berusaha menyeberangi sungai yang memisahkan negara itu dari Myanmar.(mhc/rot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Related Post

Deplu Australia Keluarkan ‘Travel Warning’ Terkait Gunung Agung

Melbourne, Tengokberita.com– Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengeluarkan ‘travel warning’ terhadap warga Australia yang ...

Terancam Genosida, Ribuan Etnis Rohingya ‘Serbu’ Bangladesh

Tengok Berita redaksi Berita Hari ini: 1 min
0