Terima Surat BPN, Anies: Malam Kita Pelajari, Pagi Kita Pelajari

Jakarta, Tengokberita.com-Surat penolakan dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) soal permintaan pembatalan dan penundaan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pulau-pulau hasil reklamasi pantai utara Jakarta telah diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Untuk itu, Anies terus mempelajari untuk melakukan langkah selanjutnya.

Surat resmi sudah kami terima. Malam kita pelajari, pagi juga kita pelajari,” kata Anies Baswedan di Kebagusan, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Menurut Anies, pihak BPN menyatakan sertifikat HGB pulau reklamasi tidak bisa dibatalkan. Namun dalam pandangan mantan Rektor Paramadina ini, sertifikat HGB pula reklamasi itu tetap bisa dibatalkan.
Sebab banyak item-item yang menurut pandangannya cacat administrasi.

“Kita memiliki argumen kalau ada cacat administrasi bisa itu dibatalkan,” ujar Anies.

(baca:Anies Tunggu Surat Balasan Resmi BPN Soal Reklamasi)

BPN Jakarta Utara sudah menerbitkan sertifikat HGB untuk Pulau D milik PT Kapuk Naga Indah. Padahal, kata Anies penerbitan sertifikat itu tidak sesuai aturan.

Seperti diketaui Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengirimkan surat permohonan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mencabut Hak Guna Bangunan atas Pulau C, D, dan G hasil reklamasi di pesisir Utara Jakarata.

Dalam surat tertanggal 29 Desember 2017 itu, Anies meminta agar BPN sejalan dengan Pemprov DKI menarik surat-surat terkait penerbitan HGB dari seluruh Pulau Reklamasi.

Anies juga meminta kepada BPN untuk tidak menerbitkan atau bahkan membatalkan segala hak guna bangunan untuk pengembang di tiga Pulau hasil reklamasi itu. (rot)

Bagaimana menurut pembaca?