Ustadz: Sulam Alis Hukumnya Haram

Jakarta, Tengokberita.com – Sulam alis kini menjadi trend dalam mode, tak hanya di dunia tetapi juga Indonesia. Sulam alis mampu menghadirkan alis sesuai dengan bentuk yang dikehendaki, sehingga alis tampak menjadi lebih indah dari sebelumnya.

Sulam alis dipercaya bisa membuat seseorang tampil lebih cantik, mengingat sulam alis nyaris seluruhnya dilakukan oleh kaum wanita. Secara harfiah, sulam alis didefinsikan sebagai sebuah proses pengaplikasian tinta ke lapisan kulit luar.

Tinta itu diaplikasikan ke lapisan kulit luar berupa serat-serat bulu alis, yang bentuknya disesuaikan dengan kehendak orang yang minta dibuatkan sulam alis. Sulam alis dilakukan dengan menggunakan mesin khusus (embroidery machine).

Sejumlah salon kecantikan mengklaim, tinta yang digunakan untuk melakukan sulam alis berbahan dasar herbal yang diimpor dari Amerika atau Jerman sehingga aman bagi kesehatan kulit apabila digunakan dan tidak akan menimbulkan efek samping. Tinta sulam alis mampu bertahan hingga dua tahun.

Lalu berapa harga untuk sulam alis? Tarifnya terbilang tidak murah. Berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta tergantung kesulitan dan bentuk alis yang dikehendaki. Namun ada juga yang mematok tarif Rp1 juta. Itu pun tarif ketika salon kecantikan tersebut sedang melakukan promo.

Beberapa salon kecantikan menyebut, ada sejumlah keuntungan dari sulam alis. Yaitu:
1. Anda sudah tidak perlu menggambar alis setiap hari sebelum make up.
2. Menghemat waktu berdandan.
3. Alis sudah rapi dengan bentuk sesuai keinginan bahkan pada saat baru bangun tidur, karena hasil sangat alami.
4. Tidak perlu takut bentuk alis berubah/terhapus pada saat beraktifitas, seperti berenang, beraktifitas berat, dsb.
5. Lebih percaya diri.

Sulam alis pun berbeda dengan tatto alis yang juga menjadi tren dalam dunia kecantikan:
1. Tatto alis menggunakan teknik blocking (seperti mewarnai), sulam alis menggunakan teknik dimensi yang berupa alur–alur bulu alis asli sehingga terlihat lebih natural seperti mempunyai bulu alis yang asli.
2. Tatto alis tidak akan hilang selamanya, tetapi warna berubah menjadi kebiruan/kehijauan. Sulam alis yang bertahan 1-2 tahun, dan warnanya hanya memudar seperti alis semula.
3. Tatto masuk ke lapisan kulit paling dalam, sedangkan sulam hanya lapisan terluar kulit.

Lantas, bagaimana sulam alis dari sudut pandang agama utamanya Islam? Sekretaris Jenderal Garda 212 Ustadz Hasri Harahap menjelaskan bahwa hukum Islam tegas melarang untuk mengubah bentuk dari aslinya, termasuk alis mata.

Mengubah bentuk yang Allah sudah takdirkan kepada kita ini semua seperti sulam alis kemudian macam-macam termasuk operasi wajah, itu dilarang,” ujar Hasri.

Maraknya tempat yang menyediakan jasa sulam alis menurut Hasri maka harus ada aturan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah yang bisa mengeluarkan fatwa sah. Meskipun ada fatwa secara umum, namun masih diperlukan lagi aturan yang lebih spesifik untuk hal-hal semacam sulam alis.

Kita mengharapkan peran dari majelis ulama untuk lebih tegas lagi mengeluarkan fatwa-fatwa. Sebenarnya secara umum sudah ada, tetapi saya kira kini harus lebih masuk ke konteksnya,” Hasri menambahkan.

Hasri berharap agar semua pihak memahami aturan, khususnya bagi para umat Islam sendiri untuk diamalkan. Mudah-mudahan, lanjut Hasri, ada fatwa khusus dari ulama tentang hukum sulam alis. “Dari Islam secara umum sudah jelas mengharamkan menubah bentuk yang telah diberikan oleh Allah,” kata Hasri. (nug)

Bagaimana menurut pembaca?