Pemidanaan Pengguna Narkoba Bukan Solusi

76

Jakarta, Tengokberita.com – Maraknya pemidanaan penjara terhadap para pengguna narkotika dinilai bsa menimbulkan efek domino terhadap para pengguna narkotika itu sendiri.

Bukan tanpa alasan, Alfiana Qisthi selaku pelaksana advokasi hukum Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI) menjelaskan bahwasannya banyak pengguna narkotika yang sering merasa ketagihan (sakau) sehingga dapat memberatkan hukumannya saat persidangan yang dijalaninya.

(baca: Narkotika Masuk RKUHP, Ancaman Besar Kepastian Hukum)

Banyak pengguna yang masih butuh zat atau sakau, dalam keadaan seperti ini biasanya keterangannya dipakai di BAP, keterangan ini bisa jadi memberatkan teman-teman yang akhirnya bisa dijerat pasal yang lebih berat,” kata Alfiana di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat, Jumat (19/1/2018).

Alfiana menambahkan selain karena tidak tepatnya penggunaan hukum pidana, hal ini disebabkan belum jelasnya regulasi internal yang mengatur mengenai adanya fasilitas kesehatan bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Oleh karena itu, Alfiana menaruh harapan besar agar Undang-undang Narkotika yang saat ini sedang dalam proses revisi oleh pemerintah segera rampung. Dari hasil revisi Undang-undang tersebut diharapkan bisa mengatur mengenai perbedaan antara pengguna dan pengedar. (wap/has)

Bagaimana menurut pembaca?