Universitas Rokania Wisuda 238 Sarjana, Bidik Prodi Kedokteran

Universitas Rokania Wisuda 238 Sarjana, Bidik Prodi Kedokteran

ROKAN HULU - Universitas Rokania mengukuhkan 238 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-3 Program Sarjana. Prosesi wisuda berlangsung di Aula Universitas Rokania, Rokan Hulu, Selasa (22/9/2026).

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Rokan Hulu Anton, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr H Nopriadi, Rektor Universitas Rokania Dr Desmelati, jajaran civitas academica, serta orang tua para wisudawan.

Bupati Rokan Hulu Anton mengapresiasi perkembangan Universitas Rokania. Menurutnya, keberadaan kampus tersebut memberikan akses bagi masyarakat Rokan Hulu untuk mendapatkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah.

"Universitas Rokania telah terbukti menjadi penggerak indeks pembangunan manusia di Rokan Hulu. Pemerintah Daerah sangat mendukung ekspansi kampus ini dalam mencetak SDM unggul," kata Anton.

Rektor Universitas Rokania Dr Desmelati mengatakan saat ini kampus tersebut memiliki enam program studi aktif. Beberapa di antaranya PGSD, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Teknologi Informasi, serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Universitas Rokania juga tengah menyiapkan sejumlah pengembangan program pendidikan. Di antaranya Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Dasar dan Program Studi Kedokteran.

Selain itu, pembangunan fasilitas untuk lima fakultas baru terus dilakukan. Fakultas tersebut meliputi Hukum, Ilmu Komputer, Pertanian, Kesehatan, dan Ilmu Sosial.

"Kami juga resmi mengantongi izin SK operasional Program Studi Profesi Guru (PPG) untuk bidang PGSD dan Bahasa Indonesia. Ini menjadi jawaban atas tantangan sertifikasi ribuan guru di Rokan Hulu dan sekitarnya," ujar Desmelati.

Desmelati menyebut akses pendidikan di Universitas Rokania juga terus diperluas. Saat ini lebih dari 567 mahasiswa menerima bantuan beasiswa dari pemerintah.

Universitas Rokania juga menjalankan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk mempercepat penuntasan pendidikan S1 bagi guru. Program tersebut diikuti 55 tenaga pendidik dari sejumlah provinsi, seperti Aceh, Jawa, Bengkulu, Jambi, dan Banten.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr H Nopriadi mengapresiasi perkembangan Universitas Rokania yang kini memiliki lebih dari 1.900 mahasiswa dari 12 provinsi di Indonesia.

Nopriadi juga menyampaikan adanya peningkatan alokasi beasiswa KIP Kuliah untuk wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Tahun ini, total kuota mencapai 2.525, termasuk melalui jalur aspirasi.

Prosesi Wisuda ke-3 Universitas Rokania kemudian ditutup dengan penyerahan ijazah kepada para lulusan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh haru.

(Dr)

#rohul