Wabup Misharti Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Wabup Misharti Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah

JAKARTA — Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menghadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) X, Indonesia Fintech Summit (IFS) 5, serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 di International Convention Center Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema Rakornas, “Penguatan Ketahanan Pangan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Stabilitas Harga dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah”. Forum ini mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri keuangan digital, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi. Hadir pula para gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia, termasuk Kepala Bapenda Kabupaten Kampar Zamhur, S.T., M.M.

Bagi Pemkab Kampar, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan dan pelayanan keuangan daerah. Misharti mengatakan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan aman bagi masyarakat.

“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan. Dengan sistem keuangan digital, masyarakat desa hingga kota dapat menikmati layanan yang cepat, transparan, dan aman,” ujar Misharti.

Dalam rangkaian Indonesia Fintech Summit 5, pembahasan juga diarahkan pada peluang dan tantangan industri teknologi finansial dalam memperluas inklusi keuangan. Misharti menilai kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaku fintech penting untuk membuka akses pembiayaan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan dukungan fintech, mereka bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih mudah, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing,” kata Misharti. Kehadiran Pemkab Kampar dalam forum nasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan digitalisasi untuk mendukung pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

(Adv)

#wabup mishati #keuangan digital