KAMPAR KIRI — Box culvert yang menghubungkan Desa Sungai Raja dan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, ambruk setelah diterjang arus air tinggi pada Kamis (19/3/2026) siang.
Akibatnya, akses jalan provinsi yang menjadi jalur utama masyarakat setempat terancam terputus, terutama menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga sekaligus memperlambat distribusi hasil perkebunan yang selama ini bergantung pada jalur tersebut. Sejumlah warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan darurat.
“Kami meminta agar BPBD dan pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengkondisikan box culvert ini. Termasuk juga para pengusaha perkebunan di wilayah ini agar ikut tanggap,” ujar seorang warga.
M.Hasbi Tokoh Muda Kampar Kiri, turut menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai jalan tersebut memiliki peran strategis, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi aktivitas distribusi hasil perkebunan.
Menurut Hasbi, kondisi infrastruktur yang rusak dapat berdampak luas, baik terhadap mobilitas warga maupun terhadap kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Ia juga mendorong para pengusaha perkebunan yang memanfaatkan jalur tersebut untuk turut berkontribusi dalam penanganan darurat, baik melalui bantuan material maupun sumber daya, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan tersebut guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat serta menjaga stabilitas perekonomian di Kampar Kiri.
Reporter : Dir
#Kampar Kiri #jalan provinsi #Box Culvert