DPPKBP3A Kampar Perluas Sekolah Lansia, Lima Unit Baru Resmi Diluncurkan

DPPKBP3A Kampar Perluas Sekolah Lansia, Lima Unit Baru Resmi Diluncurkan

BANGKINANG– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan keluarga melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Ketahanan Keluarga dan Gerakan Ekspansi Sekolah Lansia Terpadu di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (7/7/2026).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Drs. Edi Efrizal, M.Si., bersama sejumlah instansi dan organisasi mitra, yakni Kementerian Agama Kabupaten Kampar, TP-PKK Kabupaten Kampar, Dharma Wanita Persatuan (DWP), BKMT, SALIMA, dan PERKASA. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pembinaan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya para lanjut usia.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Lansia Tangguh, Wisuda Sekolah Lansia Angkatan III, dan Launching Sekolah Lansia Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T.

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat.

"Hari ini adalah momen yang penuh kebanggaan. Semangat belajar yang ditunjukkan para lansia membuktikan bahwa pendidikan merupakan hak setiap individu tanpa mengenal batas usia," ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 96 peserta dari empat Sekolah Lansia di Kabupaten Kampar, yakni Desa Lubuk Agung, Desa Sari Galuh, Desa Lereng, dan Kelurahan Langgini, resmi diwisuda setelah menyelesaikan pembelajaran Standar 1 dan Standar 2.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Drs. Edi Efrizal, M.Si., mengatakan penandatanganan PKS menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program ketahanan keluarga dan pengembangan Sekolah Lansia Terpadu di Kabupaten Kampar.

"Program Sekolah Lansia tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh mitra, baik pemerintah maupun organisasi masyarakat, agar pembinaan terhadap para lansia dapat dilakukan secara berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kami optimistis cakupan Sekolah Lansia akan semakin luas dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujar Edi Efrizal.

Selain penandatanganan PKS, Pemerintah Kabupaten Kampar juga meluncurkan lima Sekolah Lansia baru, yakni Sekolah Lansia DWP Kabupaten Kampar, Sekolah Lansia BKMT yang mencakup Desa Koto Perambahan dan Desa Tarai Bangun, Sekolah Lansia SALIMA, Sekolah Lansia Desa Laboy Jaya, serta Sekolah Lansia Sungai Putih.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Muhammad Erzal, S.E., M.E., perwakilan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nur Heriyani Ahmad Yuzar, Ketua DWP Kabupaten Kampar Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Kampar, kepala desa dan lurah, serta berbagai organisasi mitra.

(*)

#Kampar #,