Musda XI Golkar Kampar, Agus Risna Jadi Calon Tunggal

Musda XI Golkar Kampar, Agus Risna Jadi Calon Tunggal

KAMPAR (SN) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Kampar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Stanum Resort, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (21/9/2026).

Musda tersebut dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Yulisman, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Suparman, Bendahara DPD I Partai Golkar Riau Rinor Kuawan, serta jajaran Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kampar.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kampar, Repol, mengatakan Musda merupakan agenda rutin partai yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

 

"Musda ini merupakan amanah AD/ART dan menjadi ajang konsolidasi, kaderisasi, serta regenerasi partai," ujar Repol.

Menurutnya, Kabupaten Kampar menjadi daerah pertama di Provinsi Riau yang melaksanakan Musda dalam rangkaian agenda organisasi Partai Golkar.

Repol menjelaskan, proses pencalonan Ketua DPD II Partai Golkar memiliki sejumlah persyaratan. Salah satunya, bakal calon harus pernah menjadi pengurus Partai Golkar di tingkat kabupaten atau kecamatan selama satu periode.

Selain memenuhi persyaratan administrasi, bakal calon juga harus mendapatkan dukungan minimal sepertiga pemilik suara untuk dapat ditetapkan sebagai calon.

"Dari informasi Steering Committee (SC) sampai tadi malam, yang memenuhi syarat hanya satu, yaitu Pak Agus Risna," kata Repol.

Ia menyebutkan, apabila terdapat calon yang memperoleh dukungan 51 persen atau lebih dari pemilik suara, maka calon tersebut dapat ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi sesuai mekanisme yang berlaku.

"Jadi sampai hari ini hanya satu calon yang dinyatakan lolos sebagai calon, yakni Pak Agus Risna. Selanjutnya mekanisme Musda diserahkan kepada peserta untuk dijalankan di lokasi," jelasnya.

Repol berharap ketua terpilih nantinya dapat segera melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat Partai Golkar di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, konsolidasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kekuatan dan elektabilitas partai, baik melalui pengurus maupun kader yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Yang penting konsolidasi. Ketua dan pengurus harus banyak bersosialisasi kepada masyarakat, baik secara pribadi maupun melalui organisasi. Sehingga Golkar betul-betul dikenal dan mendapat simpati masyarakat," katanya.

Yulisman: Lanjutkan Program, Harus Ada Terobosan

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Yulisman berharap pelaksanaan Musda XI Golkar Kampar dapat berjalan lancar dan demokratis hingga terpilih ketua terbaik sesuai harapan kader dan masyarakat.

"Kita harapkan Musda bisa berjalan dengan lancar, demokratis, dan terakhir bisa terpilih ketua yang terbaik sesuai dengan harapan seluruh kader dan masyarakat," ujar Yulisman.

Ia juga mengapresiasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan Partai Golkar Kampar di bawah kepemimpinan Repol.

Menurutnya, program-program yang sudah berjalan dengan baik harus dilanjutkan oleh kepengurusan baru. Namun, ketua terpilih juga dituntut menghadirkan terobosan baru sesuai dinamika dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kampar.

"Program-program dan kegiatan yang dilaksanakan di zaman Pak Repol sudah bagus, tentu dilanjutkan. Tetapi harus ada terobosan yang dilakukan ketua Golkar yang terpilih dalam rangka mengikuti dinamika masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar," katanya.

Yulisman menegaskan, Partai Golkar memiliki target untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif, baik di tingkat Kabupaten Kampar maupun Provinsi Riau.

"Target kita tentu bisa ada peningkatan kursi, baik di kabupaten, di provinsi, maupun di tingkat lainnya," pungkasnya.

(Dir)

#Kampar #golkar #muada