BANGKINANG – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar mengajak Lembaga Adat Kampar (LAK) memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga marwah adat dan membina generasi muda.
Ajakan itu disampaikan Ahmad Yuzar saat menerima audiensi Ketua LAK terpilih, H. Marwas Dt. Bosau, bersama jajaran pengurus di Bangkinang, Senin (12/10/2026).
Ahmad Yuzar mengucapkan selamat kepada Marwas yang terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Besar (Mubes) LAK. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu memperkuat peran ninik mamak dalam membimbing anak kemenakan serta menjaga keharmonisan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan selamat kepada Ketua LAK terpilih. Mari kita berjalan bersama membangun Kampar. Kami membutuhkan masukan, nasihat, dan koreksi dari ninik mamak agar pemerintahan dan pembangunan berjalan lebih baik,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, falsafah Tali Bapilin Tigo dan Tigo Tungku Sajarangan harus terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sinergi pemerintah, pemangku adat, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga keamanan, ketenteraman, serta persatuan di Kabupaten Kampar.
Sementara itu, H. Marwas Dt. Bosau menyatakan komitmennya memperkuat peran LAK dan membangun kerja sama dengan pemerintah daerah. Ia juga meminta bimbingan serta tunjuk ajar Bupati Kampar dalam menjalankan amanah kepengurusan.
Sekretaris LAK, Khairunnas Dt. Majo Sinaro, menyampaikan penobatan Ketua LAK direncanakan berlangsung pada 25 Oktober 2026. Pihaknya berharap Bupati Ahmad Yuzar hadir dalam prosesi tersebut sebagai Payung Panji Adat Kampar.
Dalam audiensi itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Afdhal serta Kepala Bidang Kebudayaan Admiral. Hadir pula sejumlah ninik mamak dan pengurus LAK.
(Adv)
#adat #Bupati Ahmad Yuzar #LAK