Bukan Sekadar Mengejar Juara, Ahmad Yuzar Ingin MTQ Kampar Membumikan Nilai Al Quran

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Ahmad Yuzar Ingin MTQ Kampar Membumikan Nilai Al Quran

KAMPAR – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kitab suci sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Pesan tersebut ditegaskan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar,, saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar di Kecamatan Gunung Sahilan, Ahad (11/10/2026) malam.

“Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita baca dan kita perlombakan. Kita harus memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilainya sebagai pedoman hidup sehari-hari,” tegas Ahmad Yuzar di hadapan masyarakat dan undangan yang memadati lokasi pembukaan.

Bupati menekankan, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kemeriahan penyelenggaraan atau banyaknya peserta yang meraih juara. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana kegiatan tersebut mendorong masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.

Menurut Ahmad Yuzar, Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman untuk membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, saling menyayangi, serta mampu menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan gerakan Magrib Mengaji. Kebiasaan membaca Al-Qur’an di lingkungan keluarga diharapkan menjadi bagian dari pembinaan karakter anak sejak dini, sehingga generasi muda Kampar tumbuh dengan landasan keagamaan yang kuat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita meninggikan kalimat Allah, membumikan Al-Qur’an, dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, pembinaan Al-Qur’an harus terus kita galakkan, termasuk menghidupkan kembali gerakan Magrib Mengaji,” ujarnya.

Selain memperkuat syiar Islam, MTQ juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di berbagai cabang perlombaan, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan, penafsiran, hingga penulisan kandungan Al-Qur’an.

Bupati berharap seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar dapat berpartisipasi dalam seluruh cabang yang diperlombakan. Dengan demikian, pembinaan potensi qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta talenta lainnya dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

Kepada peserta dan dewan hakim, Ahmad Yuzar berpesan agar menjunjung tinggi integritas dan sportivitas selama perlombaan. Ia berharap MTQ ke-55 melahirkan peserta berprestasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Silakan tampilkan kemampuan terbaik dan raih prestasi setinggi-tingginya. Namun, tetap jaga integritas dan sportivitas. Kita ingin MTQ ini melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki prestasi sekaligus akhlak mulia,” pesannya.

Dibuka Meriah, Piala Bergilir Kembali Diperebutkan

Pembukaan MTQ ke-55 berlangsung meriah dan sarat nuansa religius. Ribuan masyarakat Gunung Sahilan dan sekitarnya hadir menyaksikan agenda keagamaan tahunan Kabupaten Kampar tersebut.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Ahmad Yuzar, dilanjutkan pemukulan rebana oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Sekretaris Daerah Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., anggota DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar.

Rangkaian acara juga diawali dengan penyerahan piala bergilir dari Kecamatan Tambang selaku juara umum MTQ ke-54 kepada Bupati Kampar, untuk selanjutnya diserahkan kepada ketua panitia MTQ ke-55. Piala tersebut kembali diperebutkan oleh para kafilah dari kecamatan se-Kabupaten Kampar.

Suasana semakin semarak dengan penampilan tari kolosal yang menggambarkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ.

Ahmad Yuzar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia tingkat kabupaten dan kecamatan, para peserta dari 21 kecamatan, serta masyarakat Gunung Sahilan yang telah mendukung pelaksanaan MTQ ke-55 pada 11–17 Oktober 2026.

Menurutnya, dukungan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.

Pembukaan MTQ ke-55 turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, Sekda Dr. Ardi Mardiansyah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Si., Ketua Harian LPTQ Kampar Dr. H. Erman Gani, M.A., anggota DPRD, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, Camat Gunung Sahilan Sri Nuryani, para camat se-Kabupaten Kampar, ninik mamak Kenegerian Gunung Sahilan, serta undangan lainnya.

Melalui MTQ ke-55 ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, MTQ diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berkarakter, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam membangun kehidupan masyarakat Kampar yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

(Adv)

 

#Kampar #MTQ ke 55 #gunung sahilan