ROKAN HULU – Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah saat puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu di halaman Kantor Bupati, Senin (12/10/2026).
Di tengah guyuran hujan, Anton menyampaikan pertumbuhan ekonomi Rokan Hulu mencapai 6,79 persen, melampaui Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan nasional 5,13 persen, berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutannya.

Namun, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan fiskal dan defisit anggaran. Kondisi tersebut menuntut penentuan prioritas pembangunan agar program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, Pemkab Rohul memaparkan revitalisasi 84 satuan pendidikan dengan anggaran sekitar Rp79,44 miliar sepanjang 2025–2026. Selain itu, sebanyak 17.340 siswa menerima seragam gratis.
Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah merencanakan job fair yang melibatkan 50 perusahaan dengan target sekitar 500 lowongan kerja. Pemkab juga mendorong UMKM melalui program Kurda Asa berupa pinjaman modal Rp5 juta dengan bunga ditanggung pemerintah daerah.

Sementara itu, pelayanan kesehatan masih perlu diperluas. Dari 23 puskesmas di Rokan Hulu, baru 10 yang memiliki fasilitas rawat inap. Program pemeriksaan kesehatan gratis juga disebut telah menjangkau 56 dari total 145 desa dan kelurahan.
Untuk mendukung pembangunan, Pemkab Rohul turut mendorong kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sejumlah kebutuhan yang disasar antara lain pembangunan Islamic Center, Pasar Modern Pasir Pengaraian, rehabilitasi jalan Ujung Batu–Pasir Pengaraian, serta pembangunan 34 unit rumah layak huni.
Rokan Hulu juga mempersiapkan diri menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau 2027. Persiapan tersebut membutuhkan perencanaan matang, pengelolaan anggaran yang terukur, dan pengawasan agar pembangunan memberikan manfaat jangka panjang.
Peringatan HUT ke-27 ini turut dihadiri Wakil Bupati Syafaruddin Poti, Pj Sekda H. Yusmar, Ketua DPRD Hj. Sumiartini, anggota DPR RI Achmad, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.
Anton mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda.

Memasuki usia ke-27, tantangan Pemkab Rohul tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan, perluasan layanan kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.
Di tengah keterbatasan anggaran, masyarakat menantikan agar capaian dan program yang dipaparkan benar-benar diwujudkan melalui hasil pembangunan yang dapat dirasakan secara merata.
(Dr)
#HUT rokan hulu bupati anton