TKA SMP di Kampar Digelar 4 Gelombang Selama 8 Hari, Uji Jujur hingga Literasi Siswa

TKA SMP di Kampar Digelar 4 Gelombang Selama 8 Hari, Uji Jujur hingga Literasi Siswa
Plt Kadisdikpora Kampar Helmi kunjungi pelaksanaan TKA di UPT SMPN 2 Kuok

KAMPAR - Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kabupaten Kampar tahun ini digelar dengan sistem berbasis komputer. Ujian menggunakan perangkat laptop yang langsung terhubung ke server pusat, baik secara online maupun semi-online.

Pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama dua hari, sehingga total pelaksanaan mencapai delapan hari.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kampar, Helmi, mengatakan TKA tidak hanya untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter.

“TKA ini bukan hanya soal hasil, tetapi bagaimana kita mendorong anak-anak mengerjakan soal dengan kemampuan sendiri, jujur, dan tanpa tekanan,” ujarnya, Aelasa (7/4/2026) 

Menurut Helmi, tujuan utama TKA adalah menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab. Selain itu, tes ini juga mengukur kemampuan literasi dan numerasi, seperti memahami bacaan, berpikir kritis, serta kemampuan berhitung.

Ia menambahkan, hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu referensi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026, khususnya pada jalur prestasi. Selain itu, hasilnya juga digunakan sebagai peta kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.

“TKA ini bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat fondasi pendidikan, agar lahir siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kampar, Fadli, menjelaskan dalam sehari terdapat empat sesi ujian. Sesi dimulai pagi hari hingga pukul 09.00 WIB, dilanjutkan pukul 09.00–12.00 WIB, kemudian pukul 13.00–15.00 WIB, dan sesi terakhir hingga sore hari.

Namun, jumlah sesi yang diikuti tiap sekolah berbeda, tergantung jumlah siswa dan ketersediaan perangkat.

“TKA tahun ini merupakan integrasi dari TKA dan ANBK, karena menggunakan sistem yang sama. Jadi sekarang digabung dalam bentuk TKA,” jelasnya.

Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika, yang di dalamnya juga mencakup aspek literasi dan numerasi.

TKA diikuti siswa kelas IX sebagai peserta didik tingkat akhir SMP. Meski begitu, hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan, karena kelulusan tetap ditentukan oleh pihak sekolah.

“Nantinya siswa akan mendapatkan sertifikat TKA dari sistem pusat. Ini bisa menjadi nilai tambah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” tambah Fadli.

TKA sendiri mulai dilaksanakan pada Senin (6/4) dan berlangsung selama delapan hari.

Reporter : Dirman

 

 

#disdikpora kampar #literasi #TKA