SELATPANJANG - Angka penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Fenomena ini menjadi indikator empiris bahwa angka kemiskinan di kabupaten termuda di Riau tersebut belum mampu ditekan, bahkan cenderung bertambah.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh salah seorang Pendamping PKH Kemensos saat ditemui awak media, Rabu (07/10/2026), tren kenaikan penerima PKH terlihat sangat signifikan.
Pada tahun 2025, penerima tercatat sebanyak 18.904 Kepala Keluarga (KK). Jumlah itu bertambah menjadi 19.481 KK pada tahun 2026," ungkap Pendamping PKH tersebut.
Artinya, dalam kurun waktu satu tahun terjadi penambahan sebanyak 577 KK penerima PKH baru di Kepulauan Meranti. Kenaikan ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Daerah.
Soal Pemutakhiran Data Desil
Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai usulan pembaruan data berdasarkan desil atau tingkat kesejahteraan keluarga, Pendamping PKH tersebut mengaku jumlah pastinya belum bisa dikonfirmasikan.
Meski demikian, pihaknya menegaskan akan terus melakukan pemutakhiran data secara berkala dan berjenjang sesuai arahan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kepulauan Meranti.
Pemutakhiran data ini penting karena kondisi ekonomi penerima bisa berubah secara dinamis. Kalau setelah diverifikasi ternyata sudah tidak memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin atau rentan miskin, tentu datanya perlu diperbarui sehingga bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan," tutup Pendamping PKH Kemensos tersebut.
(Sanusi)
#Meranti #PKH #Desil