BANGKINANG – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak, perlindungan, dan kesehatan anak melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok, Selasa (21/7/2026).
Apel Hari Anak Nasional dipimpin Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. Muhammad, M.Si. Kegiatan mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju" dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bertema "One Million More Midwives".
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar Yuni Pratiwi Sari Ardi, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. Edi Efrizal, M.Si., Ketua dan Pengurus IBI Kabupaten Kampar, Ketua GOW Kampar Hairani Repol, pengurus TP PKK, tenaga kesehatan, Kepala Desa Pulau Terap, perangkat desa, guru, mahasiswa KKN, para orang tua, serta ratusan anak dari berbagai sekolah di Kabupaten Kampar.
Dalam amanatnya, Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perlindungan, pendidikan, layanan kesehatan, serta lingkungan yang aman agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
"Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak. Anak-anak yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju," ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Drs. Edi Efrizal, M.Si., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak.
"Pemenuhan hak anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. DPPKBP3A Kabupaten Kampar akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta masyarakat agar setiap anak memperoleh hak atas perlindungan, kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan yang berkualitas," ujar Edi Efrizal.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai daerah yang layak anak sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai pelayanan kepada masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemeriksaan kesehatan anak, pemeriksaan gigi anak, konsultasi kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan keliling, layanan perbankan BRK, serta perpustakaan keliling.
Suasana semakin semarak dengan digelarnya Parade Permainan Tradisional yang mengajak anak-anak mengenal kembali permainan warisan budaya. Selain melestarikan budaya lokal, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, kreativitas, sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai.
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, DPPKBP3A Kabupaten Kampar berharap semakin meningkatnya kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak anak serta perlindungan perempuan dan anak. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan tercipta generasi Kampar yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Maju.
(*)
#Kampar