Pj Kades Koto Mesjid Usulkan Perbaikan Jalan Rusak, Warga Berharap Segera Direalisasikan

Pj Kades Koto Mesjid Usulkan Perbaikan Jalan Rusak, Warga Berharap Segera Direalisasikan
Kondisi jalan rusak, di Desa Koto Masjid

KAMPAR – Keluhan warga dan pengendara terkait kondisi jalan rusak di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, mendapat respons dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Koto Mesjid, Ahmad Alihanafia. Ia mengaku telah mengusulkan perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar.

Usulan tersebut disampaikan melalui proposal yang telah diajukan kepada Bupati Kampar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, serta anggota DPRD Kampar.

“Yang jelas kita sudah berupaya menyampaikan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Kampar. Harapan kita tentu jalan yang rusak bisa segera mendapat perhatian,” kata Ahmad Alihanafia saat meninjau beberapa titik kerusakan jalan bersama Sekretaris Desa Koto Mesjid, Gennefer Sidik, Rabu (3/6/2026).

Menurut Alihanafia, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di dalam wilayah Desa Koto Mesjid, tetapi juga pada ruas jalan penghubung dari Desa Silam, Kecamatan Kuok. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan cukup parah hingga menyulitkan pengguna jalan.

Pada tahap awal, pihaknya memprioritaskan usulan perbaikan ruas jalan dari Simpang Sate di Dusun III menuju Simpang Citra yang melintasi Dusun II. Selain itu, perbaikan juga diharapkan dapat dilakukan pada beberapa titik kerusakan di Jalan Lingkar yang menghubungkan Dusun I dan Dusun IV.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah ruas jalan terlihat berlubang dengan ukuran cukup besar. Aspal yang mengelupas menyisakan bebatuan kasar sehingga pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintas. Kondisi tersebut semakin berisiko ketika hujan turun karena genangan air menutupi lubang jalan.

Salah satu titik yang dikeluhkan masyarakat berada di tanjakan kawasan Dusun II. Kerusakan pada ruas tersebut dinilai cukup membahayakan, terutama bagi kendaraan roda dua dan kendaraan bermuatan.

Ruas jalan Silam–Koto Mesjid yang terhubung ke Simpang Patin dan Jalan Nasional Riau-Sumatera Barat diketahui memiliki lalu lintas yang cukup padat. Selain menjadi akses masyarakat setempat, jalan ini juga digunakan sebagai jalur penghubung menuju Kabupaten Rokan Hulu dan akses menuju Exit Tol XIII Koto Kampar.

Karena itu, kondisi jalan yang rusak dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan tersebut menjadi jalur distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta berbagai produk unggulan Desa Koto Mesjid yang dikenal sebagai Kampung Patin.

Sementara itu, Sekretaris Desa Koto Mesjid, Gennefer Sidik, berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan. Menurutnya, kondisi jalan saat ini kurang mendukung citra desa yang kerap menerima kunjungan tamu dari berbagai daerah.

“Setiap minggu ada tamu yang datang ke desa ini. Tentu kami berharap akses jalan yang menjadi wajah desa bisa lebih baik dan nyaman dilalui,” ujarnya.

Ia menambahkan, Desa Koto Mesjid merupakan sentra produksi ikan patin serta berbagai produk olahan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas warga dan distribusi hasil usaha masyarakat.

(Dir)

#jalan rusak #desa koto masjid