KAMPAR – Longsornya turap di tepian Sungai Kampar, Desa Penyesawan Barat, Kecamatan Kampar, dikhawatirkan mengganggu akses jalan masyarakat, termasuk warga Kampung Bukit dan Kampung Longuong.
Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Kampar, Dr Hj Misharti turun langsung meninjau lokasi, Rabu sore (14/10/2026).
Kepala Desa Penyasawan, Gery Ari Yonri, mengapresiasi respons cepat Wabup Misharti yang meninjau langsung kondisi di lapangan setelah menerima laporan masyarakat.
“Kami tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Misharti yang cepat merespons aduan masyarakat. Alhamdulillah, beliau langsung turun untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujar Gery, Kamis (15/10/2026).
Menurut Gery, longsor tersebut menjadi perhatian karena jalan di sekitar lokasi digunakan masyarakat untuk beraktivitas, termasuk menuju sarana ibadah. Jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi itu dikhawatirkan semakin mengganggu mobilitas warga.
Terkait penanganannya, Gery menjelaskan bahwa kewenangan teknis berada pada Balai Wilayah Sungai (BWS). Pemerintah desa diarahkan untuk menyampaikan surat permohonan kepada instansi tersebut agar penanganan dapat ditindaklanjuti.
Selain itu, Gery mengimbau masyarakat ikut menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko kerusakan lingkungan.
“Kami mengharapkan masyarakat bersama pemerintah desa menjaga lingkungan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu kerja sama semua pihak,” katanya.
Peninjauan tersebut turut dihadiri pihak kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan RT/RW. Gery berharap koordinasi dengan BWS segera berlanjut agar penanganan lokasi longsor dapat dilakukan dan akses masyarakat tetap terjaga.
(Dir)
#wabup misharti #turap longsor #desa penyasawan