KAMPAR - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar resmi menutup Workshop Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Selasa tersebut diikuti sebanyak 300 kepala sekolah dari berbagai instansi pendidikan.
Ketua PGRI Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., melalui Sekretaris PGRI Kampar, Admiral, S.Pd., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran dan antusiasme para peserta selama workshop berlangsung.
"Alhamdulillah, kegiatan workshop peningkatan kompetensi kepala sekolah yang dilaksanakan dari hari Selasa hingga Kamis ini berjalan dengan baik. Setiap harinya diikuti sekitar 100 kepala sekolah, sehingga total peserta mencapai 300 orang," ujar Admiral saat ditemui seusai acara penutupan, Kamis (22/10/2026).
Admiral menekankan, melalui pembekalan materi dari berbagai narasumber, para kepala sekolah diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat ke dalam tugas harian di sekolah masing-masing.
Pihaknya berharap seluruh kepala sekolah dapat menjalankan amanah secara profesional, bertanggung jawab, serta selalu berpatokan pada regulasi yang berlaku.
"Harapan kami dari PGRI, para kepala sekolah bisa bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawabnya. Ambil poin-poin penting dari materi yang disampaikan agar bisa bekerja sesuai aturan dan tidak keluar dari 'rel' yang ada," tegasnya.
Dalam upaya memberikan pemahaman yang komprehensif, workshop ini tidak hanya menghadirkan unsur pendidikan seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), tetapi juga merangkul Aparat Penegak Hukum (APH).
Materi pencegahan dan pemahaman hukum diisi langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar dan Kepolisian.
"Materi yang disampaikan sangat lengkap, baik dari BPMP, BGTK provinsi Riau, Kejari Kampar, maupun Polres Kampar. Pembekalan dari APH ini penting agar para kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya benar-benar paham aturan dan tidak tersandung hal-hal yang berbau masalah hukum, Ketua PGRI Kampar sekaligus Wakil bupati dengan Tagline # KAMPAR DIHATI# sangat konsen dengan penigkatan mutu kopetensi kepala sekolah , tenaga pendidik dan kependidikan di kabupaten kampar, mudah mudahan kegiatan ini akan tetap kita laksanakan dan tingkatkan," tambah Admiral.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, PGRI Kampar berharap seluruh kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan dapat membawa perubahan positif dan menerapkan tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, serta aman dari pelanggaran hukum di tempat tugas masing-masing.
(Dir)
#pgri kampar #Kepsek #workshop